SMAN 8 Bekasi Bantah Partisipasi di ‘Splash after Class’

090129_spalsSMAN 8 Bekasi membantah telah mendukung dan berpartisipasi dalam acara Splash after Class, yang merupakan acara party di salah satu hotel di Jakarta Pusat, dengan tamu undangan menggunakan Bikini Summer Dress.

Pmbantahan tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 8 Bekasi, Dedy Suryadi. “Tidak mungkin kami menyetujui terselenggaranya kegiatan tersebut, tentunya itu bisa merusak nama SMAN 8 Bekasi,” ujarnya saat dimintai keterangan, Kamis (23/4)

Dedy menyayangkan, penyebaran informasi pesta kelulusan itu mencatumkan nama SMAN 8 Bekasi tanpa izin. Bahkan, saat konfirmasi oleh infobekasi.co.id, pihaknya sama sekali belum mengetahui hal tersebut.

“Bahkan, tanggal 25 April 2015 seperti yang tertera di undangan itu bertepatan dengan perayaan kelulusan kelas 12 di sekolah dan itu sifatnya wajib,” kata Dedy.

Acara yang dikabarkan akan diselenggarakan di The Media Hotel, Jl Gunung Sahari, Jakarta tersebut dalam isinya memang mengundang SMA Jakarta dan Bekasi, dimana satu-satunya SMA Bekasi yang tercantum adalah SMAN 8 Bekasi.

“Mungkin karena SMAN 8 Bekasi sudah terkenal dan memiliki banyak siswa berprestasi baik di dalam maupun luar negeri, makanya mereka mencantumkan sekolah ini. kalau mau kami tanggapi serius, bisa saja kami bawa ke jalur hukum,” pungkasnya.

Seperti yang sudah diberitakan, Splash after Class merupakan salah satu acara yang digelar untuk merayakan telah lewatnya masa UN. Dalam undangan yang disebar dengan format JPEG di jejaring sosial, terdapat informasi bahwa peserta menggunakan Bikini Summer Dress. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini