Kenali Gejala Diabetes Sejak Dini

Mengantuk menjadi salah satu gejala diabetes. (foto: vemale.com)
Mengantuk menjadi salah satu gejala diabetes. (foto: vemale.com)

Diabetes, penyakit yang datang secara diam-diam ini memang enggak mudah buat diidentifikasi dengan melihat fisik aja. Terkadang penderita baru menyadari ketika komplikasi terjadi. Maka dari itu, sangat perlu untuk mengenali sejak dini beberapa gejalanya.

Berikut adalah beberapa gejala yang bisa  kamu kenali, sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia dan buku Diabetes and Me yang ditulis oleh Sidartawan Soegondo dan diedit oleh dr. Johanes Purwoto SpPD-KEMD dan Yulia, dosen Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia terbitan Elex Media Komputindo, 2015.

1. Gampang lelah, haus dan lapar

Tubuh lemas dan kurang tenaga adalah ciri orang yang mengalami diabetes. Meskipun mengonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak namun diabetisi tetap kekurangan energi. Ini disebabkan oleh hormon insulin yang tidak lagi aktif sehingga gula darah sulit melewati membran sel dan terjadi penumpukan gula darah.

2. Sering buang air kecil

Karena porsi makan dan minum yang berlebihan maka diabetisi jadi sering buang air kecil. Hal ini biasanya terjadi di malam hari dengan frekuensi lebih dari tiga kali. Jika Anda tidak minum air banyak sebelum tidur namun kerap bolak-balik kamar mandi, maka inilah penanda gejala diabetes.

3. Gampang mengantuk

Pada diabetisi gula yang dibawa dalam darah sulit diserap oleh tubuh, karena tidak terserap akhirnya gula tersebut banyak terbuang melalui urine. Konsekuensinya energi yang dibutuhkan tubuh pun tak terpenuhi, inilah penyebab rasa kantuk tersebut.

4. Berat badan berkurang tanpa sebab

“Dalam waktu sebulan dua bulan itu berat badan bisa turun sampai lebih dari 10 kilogram. Habis itu mulai merasakan gejala diabetes-diabetes lainnya,” kata Firas. Ini pun gejala diabetes yang harus Anda kenali.

Kekurangan energi akibat gagalnya insulin mengubah gula jadi energi menjadikan tubuh tak berenergi. Tubuh selanjutnya akan memanfaatkan simpanan lemak dalam tubuh sebagai energi. Ini akan terus berlangsung hingga lemak tak bersisa.

5. Kulit gatal, kering dan mudah terinfeksi

Kulit diabetisi terlihat pucat dan kering akibat adanya kerusakan saraf tepi atau neuropati perifer. Hal ini memengaruhi sirkulasi dan fungsi kelenjar keringat.

6. Luka tidak mudah sembuh

Dengan gagalnya insulin beroperasi, sistem kekebalan tubuh pun turut terkena dampaknya. Penyakit dari luar gampang menyerang terutama luka di bagian kaki dan tangan.

7. Penglihatan kabur

Berlebihnya kadar gula dapat merusak pembuluh darah dan saraf mata. Penjelasan lain mengatakan bahwa kadar gula yang tinggi memicu penarikan air di dalam sel melalui proses osmosis.

8. Tangan dan kaki kesemutan

Saraf-saraf yang berada di tangan dan kaki juga terkena dampak dari berlebihnya kadar gula dalam darah. Efeknya adalah saraf tersebut berkurang kemampuannya untuk merasa.

Yuk mulai jaga kesehatan sejak saat ini, jangan tunggu nanti ya hehehe ^^ (fhi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini