Nyatanya Gojek Tidak Sah Disebut Angkutan Umum

30 (1)Bekasi Selatan – Maraknya angkutan umum jenis roda dua yang bisa dipesan via online sejenis Gojek sekarang ini ternyata belum juga membuat jenis angkutan ini dianggap sah secara undang-undang.

Saat ditemui infobekasi.co.id di kantornya, Selasa (18/8), Humas Polresta Kota Bekasi, Siswo, mengungkapkan bahwa jenis kendaraan roda dua bukanlah termasuk angkutan umum.

“Menurut undang-undang lalu lintas jelas Gojek dan sejenisnya bukan termasuk angkuan umum. Untuk jenis angkutan umum ada kode di belakang kode SIM-nya. Seperti pada mikrolet yang menggunakan SIM A-Umum. Untuk kendaraan roda dua, kan nggak ada SIM C-Umum,” jelasnya.

Menurut dia, memang saat ini banyak yang mempertanyakan status angkutan jenis kendaraan bermotor ini. Namun, roda dua bukan untuk penumpang terlebih lagi penumpangnya membayar.

“Sampai saat ini kita kan pakai toleransi terkait ini karena mau bagaimanapun ini profesi seseorang. Kalau larangan ojek itu saklek tidak boleh dan harus dibersihkan, sama saja kita nggak manusiawi. Tapi kita tetap himbau supaya tidak merugikan orang lain, seperti jangan memeras dan jaga melanggar lalu lintas. Kami lakukan operasi simpatik dahulu,” imbuhnya.

Menurut Siswo, meski bukan angkutan umum yang sah, namun para ojek ini sangat jarang melakukan pelanggaran dan cenderung tertib dalam berlalu lintas.

“Kalau Gojek nggak tidak banyak pelanggaran lalu lintas, malah rata-rata angkutan umum yang tidak tertib. Mungkin karena ojek kan biasanya hanya beroprasi di gang-gang. Jadi tidak membahayakan dan cenderung rapih,” Pungkasnya. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini