Mimpi : Hasrat yang Terpendam?

mimpiSetiap manusia pasti pernah mengalami mimpi saat tidur. Tapi sebenarnya apa itu mimpi? Dari mana datangnya mimpi?

Mimpi itu sendiri secara fisiologis merupakan respon terhadap proses syaraf saat tidur. Namun secara ilmu spiritual, mimpi bisa dikatakan merupakan pesan dari Tuhan. Beda lagi jika menurut psikologis. Mimpi merupakan cerminan dari alam bawah sadar manusia.

Menurut seorang tokoh psikoanalisis asal Wina, Austria, Sigmund Freud, mimpi memiliki tujuan sebagai sarana untuk memuaskan atau pemenuhan hasrat dari dorongan-dorongan insting manusia yang tidak dapat berterima di mata masyarakat atau hasrat yang terpendam. Seperti misalnya dorongan untuk melakukan kekerasan, atau bahkan dorongan seks.

Freud mengatakan bahwa keinginan seksual merupakan keinginan utama dari alam bawah sadar, karena keinginan tersebutlah yang sangat ditekankan oleh manusia, sedangkan di dunia nyata, hal-hal yang berkaitan dengan seks masih dianggap tabu.

Dalam bukunya yang berjudul “The Interpretation of Dream”, Freud mengatakan bahwa di dalam diri manusia terdapat sensor yang berguna untuk mengedit mimpi-mimpi kita. Artinya adalah, pemenuhan hasrat akan tersamarkan di dalam mimpi. Jadi ketika kita memimpikan pemenuhan hasrat, itu akan membuat kita jadi penuh emosi, dan emosi yang tercipta akan membangunkan kita. Hal ini disebut Freud dengan manifestasi mimpi.

Tidak seperti di dunia nyata, dunia mimpi merupakan dunia yang sebebas-bebasnya. Manusia bisa melakukan apapun dengan sekehendak hati tanpa takut akan ada hukuman dari masyarakat. Pembebasan diri inilah kunci utama untuk menuju ke dalam hasrat yang paling dalam.

Nah, bagaimana dengan mimpi anda? (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini