Penyerapan Anggaran, Dinas Harus Lebih Bermitra Dengan Masing-Masing Komisi

Daddy Komisi DBEKASI TIMUR – Penyerapan APBD Kota Bekasi tahun 2015 yang tidak sampai 100% dinilai karena masalah waktu dan deadline yang tidak mencukupi. Hal tersebut menjadi evaluasi bagi Komisi D DPRD Kota Bekasi.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bekasi, Daddy Kusrady, menyampaikan bahwa untuk tahun anggaran kedepan, setiap dinas mitra harus lebih berkoordinasi dengan masing-masing komisi.

“Secara global, delapan mitra kerja Komisi D akan kita minta memaparkan pagu anggaran yang didapat pada 2015 dan 2016. Apa saja kendalanya, kenapa tidak terserap, dan berapa persen yang terserap. Yang tidak terserap apa kendalanya akan kita evaluasi,” jelas Daddy kepada infobekasi.co.id usai melakukan rapat monitoring evaluasi (monev).

Daddy menjelaskan, bahwa sebelumnya dewan sudah menyepakati MoU dengan Kajari dalam hal kelembagaan. Yaitu bantuan hukum perdata dan tata usaha negara.

“Artinya penyerapan anggaran dibawah 100% karena masalah waktu atau masalah dedline itu bisa disiasati karena gubernur dan Kajari sudah dikumpulkan dan melakukan diskusi dengan presiden  untuk bisa menangani permasalahan ini,” terangnya.

Sementara untuk penyerapan anggaran yang tidak sampai 100%, lanjutnya, untuk 2016 ini jangan sampai lagi ada kegiatan yang sudah dianggarkan di dewan tidak terjawab karena masalah waktu.

“Sehingga untuk tahun 2017 nanti semua anggaran dari rancangan awal itu harus betul-betul bermitra dengan komisi sehingga semua bisa aplikatif dan terserap 100%. Paska ini kita juga akan mengundang per SKPD itu lebih rinci dan detil,” imbuhnya.

Untuk Kegiatan yang mampet atau belum selesai, kata Daddy, secara otomatis akan dibahas lagi dianggaran tahun selanjutnya.

“Ini akan diprioritaskan. Setiap akhir tahun kan di stop dan ulang lagi dari nol. Lalu sisanya dimunculkan lagi di tahun setelahnya,” tandasnya. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini