Program Seribu Taman, BPLH Ajak Pihak Swasta Turut Berpartisipasi

tamanBEKASI SELATAN – Beberapa waktu lalu, Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Bekasi , Supandi Budiman, mengharapkan pihak perkantoran swasta ikut berpartisipasi menyukseskan program pemerintah Kota Bekasi terkait seribu taman.

Namun hal itu belum diketahui banyak pihak, terutama pihak perkantoran swasta yang ada di Kota Bekasi, pasalnya banyak dari para penjual tanaman belum merasakan dampak dari program seribu taman yang dicanangkan pemerintah.

Ketika infobekasi.co.id menanyakan kepada salah satu penjual tanaman di Jalan Rawa Tembaga, Bekasi Selatan, Uus, penjual tanaman menuturkan untuk saat ini belum ada dari pihak perkantoran swasta yang memesan ataupun membeli tanaman kepada dirinya.

“Belum ada tuh bang yang pesen tanaman dari perkantoran yang ada di depan sini, belum tau kayanya sih ada program seribu taman. Belum terasa juga sih ada peningkatan pembelian tanaman pelindung atau tanaman hias bang,” tutur Uus, Rabu (17/02).

Menurutnya program seribu taman yang dicanangkan pemerintah Kota Bekasi, merupakan program yang bagus dan harus didukung, karena menurutnya pemerintah Kota Bekasi peduli pada penghijauan.

Lebih jauh Uus menjelaskan, untuk per hari hanya ada 15 pembeli tanaman hias seperti cemara udang, anggrek, dan anting putri, itu pun kebanyakan pembeli dari kalangan ibu-ibu rumah tangga yang menghiasi rumahnya dengan tanaman hias.

“Biasanya sih ibu-ibu rumah tangga bang yang beli, ya paling jenis tanaman hias seperti anting putri, cemara udang, palem, sama anggrek. Ya paling bisa jual 15 tanaman per hari,” ujar dia.

Tambahnya, dirinya pun juga menjual jenis tanaman pelindung seperti pohon akasia, dan pohon bintaro yang cocok ditanam di pinggiran perkantoran dan taman. Untuk harga tanaman pelindung ia jual dari harga 75 ribu hingga 200 ribu per pohon, sesuai ukuran jenis pohon. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini