BEKASI TIMUR – Aksi kejahatan terjadi lagi di Bekasi, Jawa Barat. Kali ini korbannya adalah seorang wanita pengendara sepeda motor bernama RS (30) warga Jalan Kartini, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Korban mengalami luka di bagian pergelangan tangan kanannya yang nyaris putus setelah ditebas senjata tajam jenis clurit oleh dua pemuda yang berboncengan menggunakan motor, Jumat pagi (19/02) di Jalan Raya Narogong, Rawa Lumbu Kota Bekasi, Jawa Barat.
Menurut saksi, DW, saat kejadian dirinya bersama korban baru pulang kerja di sebuah kafe dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat B 3124 KWX. Saat melintas di lokasi, pelaku yang masih tampak muda berboncengan, lalu memepet motor korban. Tanpa ada omongan pelaku lalu membacok tangan korban, motor korban pun terjatuh ke aspal.
“Si pelaku mau mengambil motor, saya lalu berteriak mas. Karena waktu mulai pagi dan terang, kedua pelaku langsung kabur.” Ungkap DW yang masih tampak syok.
Korban lalu dilarikan ke Rumah Sakit Elisabet Bekasi, namun karena meminta uang muka sebesar Rp 13 juta akhirnya korban di rujuk ke RSUD Kota Bekasi. Di rumah sakit korban yang merupakan anak pengurus Yayasan Zambrut Biru, yayasan yang mengurus pasien penyakit jiwa, ini harus dilakukan operasi penyambungan tulang.
“Harus dioperasi bang, karena bacokannya sangat parah dan dalam hingga terkena tulang pergelangan tangan.” Ungkap Tono dari Yayasan Zambrut Biru.
Petugas identifikasi Polresta Bekasi Kota yang datang ke lokasi kejadian, menemukan bercak darah korban di lantai dan di motor korban. Menurut petugas di lapangan, ini bukan begal tapi penganiayaan karena tidak ada kerugian materi. Kasusnya kini ditangani Polsek Bekasi Timur. (Tio)





























