Google Doodle Itu Apa Sih?

Google DoodleBagi anda yang suka menggunakan internet, terutama Google, pasti tahu bahwa Google selalu menayangkan gambar yang berbeda-beda tiap harinya, di halaman depan. Aplikasi ini disebut dengan Google Doodle.

Doodle itu sendiri, dikutip dari kompasiana, tulisan dari Tovanno Valentino, artinya adalah kegiatan mencorat-coret atau menggambar tanpa tujuan. Namun di Google, coretan ini mempunyai arti. Yakni untuk menghormati berbagai negara, dan tokoh-tokoh besar dunia.

Dilansir dari situs wikipedia, tim desainer yang merancang corat-coret penuh makna ini, pemimpin utamanya adalah Dennis Hwang. Ia dibantu oleh Michael Lopez, Ryan Germick, Susie Sahim, dan Jennifer Hom.

Konsep rancangan doodle ini bermula pada 1998, saat pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, bermain dengan logo perusahaan untuk menunjukkan kehadiran mereka di festival Burning Man, Nevada. Ketika itu mereka menempatkan gambar tongkat di belakang huruf O kedua pada tulisan GOOGLE yang masih terlihat sangat sederhana. Dimana logo tersebut dimaksudkan sebagai sebuah pesan lucu bagi para pengguna Google bahwa pendirinya sedang tidak di kantor (liburan).

Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2000, Larry dan Sergey menanyakan kepada webmaster mereka, Dennis Hwang yang ketika itu sedang magang, agar membuat Doodle untuk hari Bastille. Kemudian karena merasa senang dengan hasilnya, Dennis diangkat menjadi kepala Google Doodle dan corat-coret kemudian dianggap hal biasa pada halaman Google. Hingga corat-coret merupakan hal yang biasa dalam memperingati hari liburan.

Seiring berjalannya waktu, permintaan terhadap corat-coret semakin meningkat di Amerika Serikat dan dunia internasional. Permintaan tersebut membuat Doodle sebagai tanggung jawab tim ilustrator (yang disebut Doodlers). Bagi mereka, corat-coret merupakan salah satu upaya untuk memeriahkan halaman Google yang menyampaikan senyum kepada para pengguna Google di seluruh dunia.

Tim Doodle selalu bersifat terbuka dan senang mendengar ide dari pada penggunanya. Mereka dapat mengajukan idenya dalam bentuk proposal dan di kirim ke proposals@google.com untuk ide-ide Google Doodle berikutnya. Tim mereka menerima ratusan permintaan setiap harinya, namun tidak selalu menanggapi dan memenuhi permintaan mereka. Tapi yakinlah bahwa tim mereka telah membacanya. (Adm)

Sumber : Andyfebrian.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini