Hati-Hati! Telat Bayar Iuran BPJS Kesehatan, Status Kepesertaan Langsung Nonaktif

Konferensi Pers Perpres 2016BEKASI SELATAN – Mulai 1 April 2016 nanti, keterlambatan atas pembayaran iuran BPJS Kesehatan tidak akan diberlakukan denda, namun status kepesertaan akan langsung dinonaktifkan.

“Di aturan lama kan apabila terlambat bayar, denda dua persen dari jumlah total pembayaran. Nah dalam Perpres Nomor 19 Tahun 2016 yang baru ini sudah tidak ada denda. Namun, status kepesertaan akan langsung dinonaktifkan apabila sudah melewati batas waktu pembayaran akhir, yaitu tanggal 10 setiap bulannya,” ungkap Kepala Departemen Manajemen Pelayanan Kesehatan BPJS Jabodetabek, Tavip Hermansyah, Rabu (16/03), saat melakukan konferensi pers perihal sosialisasi kenaikan tarif BPJS.

Lanjut Tavip, dengan menyandang status nonaktif yang diberlakukan bagi yang menunggak, maka secara otomatis peserta BPJS yang bersangkutan tidak akan mendapatkan hak atas pelayanan kesehatan.

“Status itu baru bisa aktif kembali apabila peserta BPJS membayar sebanyak iuran tunggakannya,” imbuhnya.

Penyesuaian tarif baru dan tidak diberlakukannya denda ini, kata dia, beriringan pula dengan penambahan manfaat yang akan diterima oleh masyarakat sehubungan dengan penyesuaian besaran iuran peserta mandiri oleh BPJS.

“Penambahan manfaat itu mulai dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, penyesuaian rasio distribusi peserta dengan FKTP, peningkatan akses pelayanan, kinerja FKTP terhadap pelayanan dan penambahan manfaat pelayanan kesehatan yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini