Wali Kota Bekasi Terima 27 TKK Disdik Usia Pensiun

TKK GuruBEKASI SELATAN – Pagi ini, Kamis (17/03),  Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menerima 27 Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Dinas Pendidikan (Guru) yang memasuki masa pensiun atau di atas usia 53 tahun.

Para guru TKK ini memang sebelumnya tidak menerima honor sejak Januari 2016 hingga saat ini, dikarenakan Peraturan wali kota (Perwal 50  A Tahun 2011, mengenai pembinaan TKK di Kota Bekasi), Bagian ke-7  Pasal 8, terkait  batas usia 53 tahun, bagi para TKK di lingkup pemerintahan Kota Bekasi.

“Perwal toh bukan Al-Quran, jadi masih bisa diubah,” kata Rahmat Effendi di acara pertemuan 27 TKK dengan wali kota siang ini, di kantor wali kota Bekasi, Kamis (17/03).

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Rudi Sabarudin, mengakui bahwa keberadaan Tkk Dik.  masih  dibutuhkan dalam proses pendidikan, bahkan saat ini Kota Bekasi masih kekurangan 3.200 guru dari tingkat dasar hingga SMK.

“Kita masih sangat kurang guru sampai 3.000-an, apalagi guru BK, jadi alangkah lebih baik mereka kita pertahankan mengajar dan honor diberikan seperti biasa, yaitu sekitar dua juta per bulan, dari honor 850 ribu, sampai satu juta rupiah, dan tunjangan daerah satu juta ,” paparnya.

 Karena itu, maka wali kota Bekasi mengambil kebijakan khusus dengan mengacu pada UU ASN (Undang –Undang Aparatur Sipil Negara ) yang menyatakan bahwa usia pensiun di atas 58 tahun, dan bagi eslon pensiunya di usia 60 tahun .

“Selama masih dibutuhkan, dan belum diberhentikan, selama yang bersangkutan masih mampu melaksanakan tugas, dan SKPD  masih membutuhkan, maka pensiunnya disesuaikan dengan Undang-Undang ASN, dan nanti BKD yang mengatur,” tambah Rudi mengulangi perintah wali kota.

Dengan kebijakan ini, salah satu TKK, Martono, mengaku sangat senang karena masih dapat mengabdi di dunia pendidikan Kota Bekasi.

“Alhamdulillah, keputusan yang membuat kami lega, dan honor kami dua bulan lalu juga akan dibayarkan,” katanya.

Namun apakah keputusan ini tidak akan membuat TKK usia di atas 53 di SKPD lain menuntut hal yang sama? “Kita akan sesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan kita lihat nanti,” ungkap Kabag Hukum Pemkot Bekasi, Hany Siswadi. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini