Film wa’alaikumussalam Paris, yang disutradarai Benni Setiawan ini, rilis pada 17 Maret kemarin. Film ini dibintangi artis senior Lydia Kandou, Velove Vexia, Joe ‘P-project’, juga bintang Stand Up Comedy, Boris Bokir.
Dalam film bergenre komedi-romantis ini, Velove beradu akting dengan beberapa bintang, diantaranya Tanta Ginting, juga Nino Fernandez. Velove yang lama tak tampil di layar dunia hiburan, kembali eksis melalui fim ini.
Velove mengungkapkan perannya di film produksi Maxima Pictures ini cukup unik. Ia memerankan seorang gadis desa di Sunda, yang tiba-tiba harus pindah ke luar negeri di Prancis. Di dalam film ini ia berperan sebagai Itje.
“Namanya Itje. Dia dari kampung gitu, asalnya Sunda. Yang bikin seru gue yang nggak bisa bahasa Sunda akhirnya harus belajar,” ujarnya saat ditemui di acara premier ‘Wa’alaikumussalam Paris’, jawab Velove.
Itje direstui menikah dengan seorang pria asal Prancis bernama Clement (Nino Fernandez) yang ia panggil Emen. Clement pun memboyong Itje pulang ke desa asalnya di Bordeaux, sebuah daerah yang kaya dengan pertanian Anggur.
Plot cerita mulai bergulir tentang kehidupan Itje bersama Clement di desa tersebut. Nyatanya Itje sedikit salah paham selama mengenal Clement. Clement hanyalah seorang petani Anggur.
Itje pun susah payah untuk menyesuaikan hidupnya dengan sang suami. Terlebih sulitnya sinyal di desa membuatnya merasa kurang hiburan karena gadget yang tak akan berfungsi.
Selama kurang lebih tiga minggu, Velove melakukan syuting di Prancis. Demi peran tersebut secara fisik ia juga harus menyesuaikan dengan tuntutan skenario yang menginginkan sosok Itje digambarkan berkulit cokelat.
“Gue jadi ngitemin diri juga. Pas lihat hasilnya beda banget, heran lihat diri sendiri kulitnya gelap sementara gigi gue kelihatan putih banget,” tukasnya seraya tertawa.






























