Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkot Bekasi Tambah Jumlah Puskesmas

Ahmad SyaikhuBEKASI SELATAN – Pemerintah Kota Bekasi menargetkan penambahan jumlah puskesmas. Hal ini dilakukan dengan cara menaikan status Puskesmas pembantu (Pustu) menjadi puskesmas.

Wakil Wali Kota, Ahmad Syaikhu, mengatakan kebijakan ini diambil untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat. Disamping itu, peningkatan status juga akan diimbangi dengan peningkatan mutu.

“Pustu akan kita tingkatkan statusnya menjadi puskesmas, jadi kedepan tidak ada lagi Pustu, tetapi puskesmas,” kata Syaikhu. Rabu (30/03).

Syaikhu menambahkan, penambahan jumlah puskesmas dari Pustu akan mulai direalisasikan tahun ini. Sebab, pemerintah memandang pelayanan kesehatan diPustu masih sangat terbatas dan sederhana. Dokter dan tenaga medisnya pun masih sedikit, sementara kapasitas pelayanan terus meningkat.

Sumber daya untuk mendukung pelayanan tersebut sebenarnya sudah dimiliki oleh Kota Bekasi. Sedikitnya ada 2.227 dokter tercatat oleh pemerintah Kota.

“Ini kan akan kita realisasikan pada tahun ini. Sayang sekali kalau sumber daya yang kita miliki, tidak kita optimalkan, Kota Bekasi miliki 2.227 dokter,” katanya.

Selain menaikkan status Pustu menjadi puskesmas, Pemkot Bekasi pada tahap awal akan menjadikan puskesmas, menjadi rumah sakit kelas D. Ada empat puskesmas yang akan dijadikan rumah sakit kelas D, diantaranya Puskesmas Pondok Gede, Puskesmas Rawalumbu, Puskesmas Pejuang dan Puskesmas Karangkitri. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini