Sholat Wajib Dilaksanakan, Dimana pun Kamu Berada

ShalatKewajiban umat Muslim adalah sholat lima waktu. Wajib artinya harus, dan jika tidak dilaksanakan, seperti yang kita ketahui, hukumnya adalah berdosa. Jadi, di mana pun kita sedang berada, jika waktu sholat sudah masuk, maka harus tetap dilaksanakan. Baik itu sedang di dalam kereta, di hutan, pegunungan yang tinggi, ataupun sedang berada di pesawat.

Infobekasi, melalui situs hipwee.com, punya tips untuk kamu yang suka bepergian, tapi tetap menjalankan kewajiban sebagai umat Muslim yang taat.

Kamu Bisa Menyingkat Sholat

Anak kecil yang mengikuti gerakan sholatTidak ada ajaran dalam agama Islam yang menyulitkan ummatnya. Nah, untuk sholat saja sangat dipermudah, yakni dengan cara menggabungkan waktu sholat. Dzuhur dengan Ashar, Maghrib dengan Isya, terkecuali subuh.  Tentu saja penggabungan waktu sholat ini dapat menghemat waktu juga bukan?

Untuk tata caranya pun sangat mudah. Caranya sama dengan sholat biasa. Jika dilakukan pada waktu dzuhur, yang disebut sebagai Jamak Takdim. Sedangkan jika dilakukan ketika waktu ashar, disebut dengan Jamak Ta’khir. Misalnya ingin dilakukan Jamak Takdim, maka pertama sholat dzuhur seperti biasa, empat raka’at, dengan niat dzuhur Jamak Takdim. Setelah sholat dzuhur, maka dilanjutkan dengan sholat ashar, dengan empat raka’at, dengan niat ashar Jamak Takdim. Begitu juga caranya dengan Jamak Takhir, niatnya dengan Jamak Ta’khir.

Selain dengan cara Jamak, Islam juga mengajarkan mempersingkat jumlah raka’at sholat, jika sedang dalam bepergian. Jika sholat dzuhur jumlahnya empat, maka disingkat menjadi dua. Sedangkan untuk jumlah sholat maghrib dan subuh tetap.

Bisa Sholat di Dalam Kendaraan

Sholat di dalam pesawatMungkin ini bukan masalah bagi kamu yang bepergian dengan menggunakan kendaraan pribadi, kamu bisa saja berhenti sebentar di tempat pemberhentian di pinggir jalan untuk sholat, namun bagaimana dengan yang menggunakan kereta, kapal laut, atau pesawat? Tidak mungkin kan meminta pihak yang bersangkutan untuk menghentikan kendaraannya itu sebentar untuk melaksanakan sholat walau barang sejenak?

Nah, Islam memudahkan kita untuk sholat dengan cara tetap duduk di tempat, dan untuk masalah arah kiblat, tidak perlu khawatir, Allah memakluminya. Yang terpenting adalah niat baik kita untuk tetap melaksanakan sholat lima waktu.

Bagaimana Jika Sedang di Gunung?

Sholat di gunungGa perlu khawatir buat kamu yang sedang naik gunung. Pasti kalian bawa kompas kan untuk menunjuk arah mata angin? Nah, jadi ga susah kan untuk tahu arah Barat ke mana? Jangan sampai tidak sholat ya…..caranya, cari daerah yang bisa digunakan untuk sholat.

Kalau Tidak Ada Air, Bisa Bertayamum

TayamumTidak perlu khawatir tidak ada air untuk berwudhu. Cukup dengan menggunakan debu, batu, atau pasir, kamu bisa tetap bersuci.
Tata cara tayamum
1.   Pukulkan kedua telapak tanganmu ke media yang akan kamu gunakan lalu tiup pelan-pelan
2.    Usap wajahmu sekali saja.
3.    Gunakan tangan kirimu untuk mengusap punggung tangan kanan ke belakang hingga siku, dan muka atas dari siku hingga telapak tangan.
4.    Lakukan hal yang sama pada tangan kiri menggunakan tangan kanan. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini