BEKASI UTARA – Satu minggu menjelang Ramadhan, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Perwira, di Jalan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, dipenuhi para peziarah, Minggu (29/05).
Salah satu peziarah, Ratna, menuturkan tradisi ziarah atau nyekar ini dilakukan setiap tahun, sebelum bulan puasa tiba.
“Iya setiap tahun suka datang seminggu menjelang bulan puasa. Saya datang bersama keluarga ke sini untuk nyekar ke makam keluarga,” ujar Ratna, warga Bekasi Timur.
Banyaknya warga yang datang untuk berziarah, membuat arus lalu lintas di area dalam TPU Perwira menjadi padat.
“Hampir setiap tahun kaya gini, semerawut, banyak motor sama mobil yang parkir langsung ke dalam TPU Perwira. Padahal seharusnya tidak boleh parkir di dalam,” ujar Ratna.
Demikian halnya dengan Indra, dirinya terjebak di tengah-tengah jalan pemakaman karena tidak bisa keluar.
”Banyak kendaraan yang di parkir, jadi kendaraan yang akan keluar tidak bisa. Ini harusnya tanggung jawab pengelola TPU Perwira, khususnya petugas parkir,” kata Indra, warga Harapan Jaya.
“Akibatnya, banyak kendaraan roda dua melintas di tengah-tengah pemakaman, yang biasanya digunkan untuk pejalan kaki,” tambah Indra.
Diharapkan, pengelola TPU Perwira harus melakukan tindakan dan perubahan. Untuk parkir kendaraan sebaiknya di halaman parkir TPU yang luas, yang saat itu banyak ditempati para pedagang bunga musiman.
“Jangan menerima uang parkirnya saja, namun di dalam area pemakaman tidak nyaman,” kata Indra sambil berpamitan. (Tio)






























