Ketua KPAI Bekasi : Lakukan Edukasi dan Sosialisasi untuk Hindari Pelaku Kejahatan Seksual

Ilustrasi kejahatan seksualBEKASI SELATAN – Belakangan ini banyak terjadi kasus kejahatan seksual. Korbannya kebanyakan adalah perempuan, baik yang sudah dewasa, ataupun yang masih anak-anak. Untuk itu, Ronny Pasha, selaku Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi, mengimbau kepada orangtua dan para pendidik di sekolah untuk terus melakukan edukasi dan sosialisasi, tentang bagaimana cara menjaga diri dari pelaku kejahatan seksual.

“Ini hal yang serius. Pelaku kejahatan seksual secara diam-diam maupun terbuka dapat menyasar kepada siapa saja dan di manapun. Maka dari itu, peran orangtua didalam keluarganya harus bisa menjadi benteng untuk melindungi anak-anaknya. Selain itu, peran pendidik di sekolah juga harus dioptimalkan lagi. Kedua peran ini harus bersinergi untuk tidak pernah letih mengedukasi dan mensosialisasikan pengetahuan terkait, apa sih kejahatan seksual itu? Bagaimana ciri dan awal perilaku pelakunya? Bagian mana saja yang harus anak jaga? Dan bila ada yang menyentuh bagian yang dilarang, apa yang harus dilakukan? Nah hal -hal tersebut bukan menjadi sesuatu yang tabu lagi untuk disampaikan kepada anak,” papar Cak Ronny, panggilan akrab ketua KPAI Kota Bekasi, Kamis (02/06).

Menurutnya, pengetahuan seksual harus diajarkan kepada anak sejak dini. Memberikan pemahaman terkait cara menjaga diri dari pelaku kejahatan yang menyasar pada anak perlu dipahami oleh anak-anak. Dan tentunya waktu untuk memberikan pendampingan serta kasih sayang anak harus diutamakan oleh para orangtua dan pendidik.

“Anak harus diberikan pemahaman sejak dini, agar anak-anak mengerti. Minimal dalam sehari ada waktu khusus untuk memberikan pendampingan dan kasih sayang buat anak, minimal dua puluh menit setiap hari. Orangtua dan pendidik harus sering menanyakan dan berdialog seputar keseharian atau kegiatan anak. Baik di lingkungan rumah maupun lingkungan sekolah,” katanya.

Ronny berpendapat, pelaku kejahatan seksual pada anak harus ditindak dengan tegas dan dijatuhi hukuman yang berat, agar para pelaku tidak mengulangi perbuatannya kembali. Ronny pun menyampaikan akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan dengan menggandeng pihak kepolisian, dalam hal ini PPA dan pemerintah Kota Bekasi.

“Harus dihukum berat, harus tegas dengan pelaku kejahatan tersebut, agar kapok. Tentu kami dari KPAI akan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Pemkot. Ini kami lakukan untuk melindungi segenap masyarakat, khususnya anak-anak,” ujar Ronny. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini