BEKASI SELATAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi meminta peran Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi lebih ditingkatkan dalam hal menegur secara tegas para angkutan kota (angkot) yang sering kali mengetem di bahu jalan sehingga membuat kemacetan. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, mengingat bahwa menjelang Lebaran, arus lalu lintas Kota Bekasi akan mengalami kepadatan.
“Organda sebagai salah satu mitra Pemkot Bekasi harus juga bisa membantu mensukseskan Visi dan Misi Kota Bekasi, dan harus taat dengan aturan-aturan yang berlaku. Sudah jelas dalam aturan, angkot dilarang ngetem di bahu jalan. Organda harus bisa memberikan kedisiplinan,” tutur Ahmad Syaikhu saat ditemui infobekasi.co.id, Selasa(14/06).
Menurut Ahmad Syaikhu, beberapa faktor kemacetan yang terjadi di wilayah Kota Bekasi yakni karena para pengendara masih belum teratur, seperti supir angkot yang kerap kali mengetem di bahu jalan dan lainya.
“Bukan karena jalan di Kota Bekasi sempit, memang karena masyarakat tidak teratur dalam mengendara. Mungkin kalau angkot pada ngetem penumpangnya bisa dapat banyak, namun dampaknya akan membuat arus lalin jadi semerawut,” ucapnya.
Lebih lanjut Ahmad Syaikhu mengatakan, akan menegur kepala Organda jika masih temukan angkot-angkot yang masih pada mengetem di bahu jalan.
“Kami akan memberikan Surat Peringatan (SP) kepada Organda jika masih saja tidak bisa merealisasikan kepada para pengemudi angkot agar tidak mengetem di bahu jalan,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan infobekasi.co.id, supir angkot yang kerap mengetem diantaranya angkutan K-09 jurusan Babelan-Stasiun Bekasi, K-09 B jurusan Taman Wisma Asri-Mal Metropolitan, dan K-15 A jurusan Tarumajaya-Terminal Kota Bekasi.
Sementara itu, dalam mengantisipasi jalur mudik pada Lebaran nanti, pihaknya sudah melakukan koordinasi antar Dinas Perhibungan (Dishub) Kota Bekasi dengan Polisi Lalu Lintas untuk membuat rekayasa lalin di beberapa tempat.
“Rekayasa lalin akan dilakukan di beberapa tempat nantinya. Jika kaitan dengan rencana pembangunan fly over di Bulak Kapal, Pemkot Bekasi sudah menganggarkan dan mudah-mudahan pada 2017 nanti, pembangunanya sudah terealisasi,” ujarnya. (Ez)








































