Kemajuan Infrastruktur Picu Pertumbuhan Properti Bekasi

Sawah di BekasiBekasi menjadi penyangga utama Kota Jakarta. Pertumbuhan pusat ekonomi baru terus berkembang di wilayah ini, mulai dari perkembangan kawasan industri, kawasan perkantoran, dan perdagangan. Permukiman juga jadi tak terbendung sejak Jakarta tak lagi mampu menampung kebutuhan tempat hunian baru.

Bekasi termasuk salah satu wilayah favorit untuk permukiman, karena masih terbilang nyaman untuk dijadikan sebagai tempat tinggal, salah satunya yakni di daerah Setu di Kabupaten Bekasi. Di Kecamatan ini, masih terdapat sawah, sepanjang jalan masih banyak ditumbuhi pepohonan rindang, sehingga akan terasa sejuk.

Rasa nyaman tidak hanya sampai di situ, kondisi jalan utama, seperti Jalan MT. Haryono, yang memiliki lebar sekitar 4m – 5m ini sudah terlihat mulus, dan ini akan membantu mempercepat perjalanan anda.

Menurut Heru Supratman, salah seorang pelaku usaha properti, percepatan pembangunan infrastruktur ini turut memicu perkembangan wilayah Bekasi sebagai salah satu pilihan bagi pengembang.

Jalan tol dengan panjang 25,4 kilometer, akan menyatu dengan ruas jalan Tol Cilincing–Cibitung, yang berada di atas ruas jalan Tol–Cikampek. Namun masyarakat harus bersabar, karena pintu keluar tol ini baru rampung sekitar 2019. Heru berharap, bila proyek ini sudah siap, dapat mengurangi beban angkutan barang di ruas jalan Tol Jakarta–Cikampek yang biasa melewati di Cawang.

Masyarakat Bekasi sepertinya bisa berbangga. Pasalnya, dengan baru dibukanya Mal Metropolitan Cileungsi dari Metropolitan Land Tbk, akan menambah pemikat pertumbuhan properti hunian di sana.

Dengan perkembangan infrastruktur yang semakin matang tersebut, harga properti di sana terus meningkat setiap tahunnya. Bahkan, kisaran kenaikan bisa nyaris 100%. (Jos)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini