Amanda Latief, Menginspirasi Lewat Karya

Amanda LatifBEKASI SELATAN – Tidak hanya berparas cantik tetapi juga berbakat, itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan sosok Amanda Latief.

Wanita kelahiran 25 Juni 1992 ini baru saja memulai debut aktingnya di layar lebar sebagai pemeran utama wanita dalam film Simfoni Satu Tanda, yang tayang serentak di bioskop Indonesia pada 25 Agustus 2016.

Amanda mengungkapkan, ketertarikannya menjadi pemeran utama wanita karena ia ingin menginspirasi orang secara langsung.

“Saya berpikir jika bisa menginsirasi langsung di depan layar, kenapa saya harus berada di belakang layar?” katanya saat ditemui seusai acara menonton bersama film Simfoni Satu Tanda, di XXI Mega Bekasi Hypermall, Selasa (30/08).

Tidak hanya mengambil peran sebagai pemeran utama wanita, Amanda juga menjadi penulis skenario sekaligus produser film tersebut.

“Ini bagi saya menjadi sebuah tantangan, bisa memerankan sebagai produser, penulis, sekaligus pemain. Jadi kenapa tidak dicoba?” tanyanya.

Ia mengatakan bahwa dalam pembuatan skenario tersebut, dibutuhkan waktu tiga bulan untuk melakukan riset.

“Untuk proses menulis skenario membutuhkan riset, karena membuat skenario film itu seperti membuat karya ilmiah, jadi perlu pendalamaman. Saya memerlukan waktu sampai tiga bulan riset untuk penulisan skenario film ini,” ujarnya.

Harapan Amanda pada film ini adalah, setelah orang-orang menonton, semangat dari tokoh utama dapat tertular kepada mereka.
“Saya berharap orang-orang setelah menonton film ini bisa tertular semangat dari tokoh utama, sehingga bisa menjadi sebuah inspirasi dan motivasi. Jadi setiap orang harus berusaha keras memperjuangkan cita-citanya dan berpikir bahwa cita-cita itu bukan hanya sebuah harapan, tapi memang harus diperjuangkan. Apapun yang terjadi harus diperjuangkan dengan gigih,” tuturnya. (Ren)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini