Wow, Menjelang Idul Adha Harga Sapi Capai 48 Juta Per Ekor

Sapi yang akan dijualMEDANSATRIA – Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga sapi hidup terus melonjak naik hingga mencapai Rp 48 juta per ekor. Meskipun begitu, masyarakat masih terus memburu para pedagang sapi-sapi gemuk tersebut.

Kepada infobekasi.co.id, salah seorang pedagang hewan kurban di Kelurahan Kalibaru, Taufik, mengungkapkan bahwa harga sapi yang dijualnya dibanderol harga yang bervariatif, mulai dari Rp 14 juta hingga Rp 48 juta. Hal itu disesuaikan dengan jenis sapi dan berat sapi.

“Saya jual Sapi Bali, Jawa dan Limosin. Harga tergantung, semakin besar ukuran sapi tersebut juga semakin mahal. Kalau untuk Sapi Bali mulai dari Rp 14 juta sampai Rp 30 juta, sedangkan untuk jenis Sapi Jawa dengan ukuran 700 kg, 800 kg mulai Rp 35 juta sampai Rp 48 juta,” katanya, Jumat (02/09).

Taufik yang setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Adha selalu menjajakan sapi-sapinya mengaku, dagangannya akan mulai dibanjiri saat mulai H-7 lebaran nanti. Tahun ini ia membawa stok 70 ekor sapi untuk dijajakan.

Sementara untuk pembeli, ia mengaku mendapat pesanan dari wilayah Bekasi dan sekitarnya. Nantinya, sapi-sapi yang telah dipesan akan diantarkan pada H-3 sebelum Idul Adha.

“Sudah tiga minggu berjualan di sini. Kalau dibanding tahun lalu, harga sapinya naik satu juta rupiah. Ya nggak terlalu berbeda jauhlah. Sementara kalau dibanding bulan biasa, memang biasanya ada kenaikan sekitar sepuluh persen,” imbuhnya.

Taufik juga menyatakan bahwa sapi-sapi yang dijualnya dalam kondisi sehat, gemuk, dan sudah melalui prosedur yang telah ditetapkan.

“Jadi sebelum dipasarkan, sapi-sapi di sini sudah menjalani prosedur yang ditetapkan, mulai pengecekan kesehatan dari Dinas Kesehatan hingga ukuran sapi layak qurban minimal 250 kg,” ujar dia.

Ditemui di lokasi berbeda, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Perekonomian Rakyat Kota Bekasi, Satia Sri Wijayanti, menyatakan normalnya kenaikan harga sapi dibanding bulan-bulan biasanya memang berkisar antara lima hingga sepuluh persen.

“Biasanya sih normal ya, kenaikan lima hingga sepuluh persen. Apalagi sekarang sapi lokal agak susah dicari,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, minat warga dalam membeli sapi memang sangat tinggi saat menjelang Idul Adha, lantaran masyarakat ingin melaksanakan qurban.

“Hampir semua jenis sapi favorit sih, mulai dari Sapi Kupang, Sapi Bali dan Sapi Jawa itu banyak diburu, Limosin juga,” tuturnya.(Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini