DKI Kirim Sampah 24 Jam Ke Bekasi Tapi Tak Penuhi Janji Dana Hibah, Dewan : Ahok PHP

Ariyanto HendrataBEKASI TIMUR – Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata, menanggapi realisasi dana hibah dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, sebesar 187 miliar rupiah yang sebelumnya sempat dijanjikan akan mendapat 1 trilyun rupiah sebagai harapan palsu.

Bahkan Ariyanto mengaku pernah mewanti-wanti Pemkot Bekasi dengan mengatakan bahwa Ahok gemar memberi harapan namun tak sesuai kenyataan. Karena selama ini apa yang digembar-gemborkan di media tidak terbukti.

“Saya bilang juga apa? Jangan percaya sama Ahok, Ahok itu tukang PHP (Pemberi Harapan Palsu),” ujarnya saat ditemui di ruang Komisi A DPRD Kota Bekasi, Jumat (23/09).

Ariyanto memaparkan, salah satu bentuk PHP yang dilakukan Ahok itu ialah perihal sampah Bantargebang. Ia menilai, permasalahan TPST Bantargebang yang melebihi kapasitas dan tidak sesuai MoU sangat merugikan dan memberikan dampak buruk ke masyarakat yang tinggal di Kota Bekasi.

Oleh karena itu, politisi muda PKS ini mendesak Wali Kota Bekasi untuk bersikap tegas, karena ini menyangkut nyawa manusia.

“Dia bilang akan melakukan perbaikan, semua itu baru janji-janji. Dia bilang mau meningkatkan perhatian terhadap masyarakat sekitar, itu juga semua janji-janji belaka. Meskipun juga kita tidak memungkiri ada TPST Sumur Batu milik kita juga yang bermasalah, tapi kalau dilihat dari jumlah tonase sampah dan luas area TPA-nya jauh lebih besar dari pada TPST Bantargebang, tentu saja jauh lebih besar dampak lingkungannya,” terangnya.

Ariyanto melihat Wali Kota Bekasi dalam hal ini memiliki beban, terutama beban politis, karena Partai Golkar yang mengusung Wali Kota mendukung Ahok.

“Sikap kooperatif Wali Kota sih bisa dipahami. Memang dalam kondisi yang demikian agak sulit juga untuk bersuara lebih kritis untuk menyikapi Ahok, namun sebagai sikap Pemerintahan mestinya tidak boleh seperti itu, apalagi Pemerintah ini memiliki kewajiban untuk melindungi warga dan masyarakatnya. Seandainya sampai ada persoalan-persoalan besar di warga masyarakat, ini menjadi tanggung jawab pemimpinnya,” tuturnya. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini