Pihak Sekolah di Bekasi Dilarang Menjual LKS kepada Siswanya

ketua-musyawarah-kerja-kepala-sekolah-smp-supardal
Supardal

BEKASI TIMUR – Banyaknya indikasi sejumlah oknum sekolah yang memanfaatkan kesempatan untuk menjual Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada siswa, membuat Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMPN Kota Bekasi, Supardal, angkat bicara agar sekolah tidak menjual LKS di sekolah kepada siswa.

“Saya sudah memberikan imbauan agar pihak sekolah tidak menjal LKS kepada siswanya di sekolah,” kata Supardal.

Ia mengatakan, larangan memperjual-belikan LKS tersebut sebenarnya sudah lama diberlakukan. Bahkan hal tersebut diperkuat lagi dengan adanya edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait larangan sekolah untuk menjal LKS tersebut.

Sehingga hal ini harus menjadi perhatian dan patut ditaati, agar hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindari dan tidak menimpa sekolah tersebut suatu saat nanti.

“Harus dipatuhi dan ditaati, agar tidak timbul masalah dikemudian hari,” katanya menambahkan.

Hingga saat ini, diakui Supardal, di tingkat SMP sendiri di Kota Bekasi tidak ada laporan yang masuk mengenai sekolah yang melakukan tindakan indisipliner terkait penjualan LKS kepada siswa.

Karena saat ini pihak sekolah atau pun guru yang bersangkutan biasanya menyusun materi pembelajarannya sendiri yang sudah didiskusikan dengan kepala sekolah yang bersangkutan, dan atau memperbanyak soal-soal latihan berdasarkan buku master materi pembelajaran yang ada dalam bentuk softcopy.

Sehingga pihak sekolah nantinya memperbanyak atau menggandakan materi pembelajaran atau soal-soal latihan yang selanjutnya dipinjamkan kepada siswanya di sekolah.

“Dipinjamkan, bukan dijual, dan hal ini seharusnya dipahami, dan dengan kata lain sekolah hanya melakukan penggandaan, bukan pengadaan,” ujar dia.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, sudah mengeluarkan imbauan kepada sekolah-sekolah di Kota Bekasi untuk tidak menjual LKS kepada anak didiknya di sekolah dalam bentuk apapun. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini