
TAMBUN SELATAN – Budayawan sekaligus penggiat seni, Ane Matahari, kemarin, Senin (31/10) pukul 11 siang, tutup usia. Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, saat ditemui infobekasi.co.id di rumah duka mengaku sangat kehilangan sosok sekreatif Ane Matahari.
“Saya atas nama Pemkot Bekasi merasa sangat kehilangan dengan meninggalnya Bang Ane. Karena bagi saya Bang Ane ini menjadi sosok yang lebih spesial, karena sering kali beliau membuat lagu-lagu, baik untuk saya secara pribadi maupun untuk Kota Bekasi,” ujar Syaikhu.
Ia menyebutkan, beberapa lagu yang sempat dibuat oleh almarhum untuk Kota Bekasi ialah Bangun Kota Bekasi, dan Aku Cinta Bekasi.
“Saya kira sudah banyak sekali lagu-lagu yang beliau ciptakan. Saya juga masih hapal itu lagu-lagunya,” ucapnya seraya tersenyum.
Selain itu, lanjut dia, upaya-upaya beliau yang terus gigih tak kenal menyerah untuk mengangkat karya seni bagi teman-teman yang seolah dalam kehidupan ini terpinggirkan, menjadi momen yang tidak akan terlupakan.
“Makanya Sastra Kalimalang dan KPJ menjadi satu hal yang lekat sekali dengan kehidupan beliau,” tutur dia.
Menurut Ahmad Syaikhu, karakter Ane Matahari yang kreatif dan mudah bergaul serta tidak canggung menjadi nilai lebih bagi almarhum.
“Beliau biasa mengajar di beberapa kalangan, jadi bisa masuk ke kalangan mulai yang paling bawah sampai atas. Saya kira sifat ini perlu ada yang mewarisi, sehingga nggak ada gap yang terlalu jauh antara teman-teman lapangan dan pemangku kepentingan yang mengambil kebijakan-kebijakan publik,” katanya. (Sel)






























