Tak Ditanggapi, Februari Nanti PDAM TP Akan Tutup Penjualan Air Curah Ke PDAM TB

BEKASI UTARA – Setelah sebelumnya PDAM Tirta Patriot (TP) melayangkan surat pemberitahuan penyesuaian tarif dan tak kunjung diberi tanggapan oleh PDAM Tirta Bhagasasi (TB), per 12 Januari 2017 lalu, PDAM TP kembali melayangkan surat penghentian penjualan air curah ke PDAM TB.

Kasubag Humas PDAM TP, Uci, mengatakan, penghentian penjualan air curah kepada PDAM TB cabang Wisma Asri dan KCP Harapan Baru ini akan dilakukan jika permasalahan penyesuaian tarif tak juga diselesaikan hingga 1 Februari mendatang.

“Saat ini kan tarif pembelian air curah oleh TB ke TP sebesar Rp 3 ribu. Nah ini sudah nggak sesuai dan menutup karena ongkos produksi saja mencapai Rp 4.500. Makanya kami layangkan surat tentang penghentian kerja sama. Karena MoU yang lama kan juga sudah berakhir di 31 Desember 2014, berarti ada klausul untuk membuat MoU baru,” ujar Uci saat ditemui infobekasi.co.id di ruangannya, Kamis (19/01).

Ia menegaskan, meskipun di Cabang Wisma Asri dan Harapan Baru ada 20 ribu pelanggan yang nantinya akan juga terkena imbas tidak terlayani saat penghentian, namun PDAM TP dengan tegas akan tetap menutup akses air itu.

“Ya mestinya kan diselesaikan kalau mau. Ini tinggal menyentuh hati direksi ajalah. Mau bagaimana? Ini kan karena harga nggak menutup,” katanya.

Menurut Uci, ketidaksesuaian tarif ini juga diperkuat dengan laporan hasil evaluasi kinerja PDAM TP Kota Bekasi tahun buku 3015 oleh BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Barat yang menyatakan penjualan curah oleh PDAM TP ke PDAM TB belum Full Cost Recovery.

Karena rata-rata penjualan masih dibawah harga pokoknya. Sebagai pembanding, rata-rata tarif untuk kelompok rumah tangga dua di PDAM TP saat ini Rp 6 ribu. Saat ini kan ribut pemisahan yang tidak berjalan, tapi cost produksi harus tetap berjalan,” tutur dia.

Ia menambahkan, penutupan ini akan dijalankan hingga adanya itikad baik dari PDAM TB untuk duduk bersama dan menghasilkan keputusan yang diterima kedua belah pihak. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini