Milad, Mapala Petang Adakan Lomba Kreatifitas Daur Ulang

CIKARANG – Dalam rangka memperingati milad yang ke-3, mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam Pelita Bangsa (Mapala Petang), mengadakan lomba kreatifitas daur ulang barang bekas dan festival musik lagu daerah, yang dihelat di halaman Kampus Pelita Bangsa, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Ketua Pelaksana, Ichwanudin, mengatakan peringatan ini mengusung tema ‘Trisulam’, untuk mengembalikan kembali marwah pencinta alam sesuai dengan kode etik.

“Dengan mengusung tema Trisulam, kami berharap Mapala Petang bisa lebih berperan aktif untuk menumbuhkan kembali marwah pecinta alam sesuai kode etik pecinta alam Indonesia yang belakangan ini semakin memudar,” kata Ichwanudin kepada infobekasi.co.id, Senin (06/02).

Untuk itu, dengan menyelenggarakan kegiatan ini, diharapkan mampu menyatukan para pemilik hobi dan minat yang sama dalam sebuah wadah yang positif sehingga mereka bisa saling berbagi informasi mengenai hobi yang dimilikinya.

“Kami berharap apa yang kami lakukan ini bisa mempersatukan para pecinta alam dalam wadah yang sama,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Mapala Petang, Tri Suhendri, mengatakan bahwa festival ini merupakan kegiatan puncak dari rangkaian kegiatan yang dimulai dari Aksi Bersih Cikarang pada 21 Januari kemarin. Dilanjutkan dengan kegiatan ekspedisi dari semua divisi, diantaranya Mountainering (Gunung Slamet, Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dalam waktu empat hari), Rock Climbing (Caving dan Rapling Goa Ngingrong, Gunung Kidul), dan Bahari (Pengibaran bendera di bawah laut, Nglambor, Gunung Kidul).

“Ini puncak kegiatan yang dipersembahkan oleh Mapala Petang diacara ulang tahun yang ketiga. Sebelumnya kami melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang Jalan Kalimalang dan melakukan ekspedisi yang dilakukan oleh semua divisi,” tutur dia.

Selain itu pula, kegiatan puncak hut Mapala Petang juga ditandai dengan pemotongan tumpeng dan santunan anak yatim piatu oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STT Pelita Bangsa, Ahmad Aguswin, bersama keluarga besar Mapala Petang. Dilanjutkan dengan festival musik daerah yang diikuti oleh beberapa band dari pelajar dan mahasiswa di Bekasi.

Sementara itu, Ahmad Aguswin, selaku wakil ketua III bidang kemahasiswaan, berharap agar Mapala Petang kedepanya menjadi barometer untuk mahasiswa dan mahasiswi Pelita Bangsa dalam melestarikan lingkungan sekitar.

“Mapala diharapkan bisa lebih dewasa dan bisa jadi barometer untuk kegiatan-kegiatan lingkungan Kampus Pelita Bangsa dan bisa menjadi contoh kampus yang peduli akan lingkungan,” katanya. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini