831 Siswa SMK Kota Bekasi Ikuti UNBK Dan 4 Siswa UNKP Susulan

BEKASI BARAT – Sebanyak 831 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), baik yang negeri maupun swasta di Kota Bekasi, mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan empat siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Hal ini disampaikan oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Bekasi, I Made Supriatna, Rabu (19/04). 

Dari 831 siswa yang mengikuti UNBK, dikatakan Made, semuanya terpaksa harus mengulang proses ujian susulan, dikarenakan saat mereka mengerjakan soal, gambar yang ada di komputer tiba-tiba menghilang.

“Kebanyakan yang mengikuti susulan hari ini dikarenakan pada saat mengikuti UNBK, gambar di komputer tidak muncul, jadi dinyatakan mengulang atau mengikuti susulan,” kata Made.

Waktu pelaksanaan ujian susulannya itu sendiri dilakukan selama dua hari, yakni pada 18-19 April.

“UN susulannya dilaksanakan selama dua hari, sejak hari kemarin hingga hari ini, dan dilaksanakan di masing-masing sekolah,” tutur dia.

Dari 831 siswa SMK yang mengikuti UNBK tersebut yakni: SMKN 1 34 siswa, SMK Teratai Putih 2 74 siswa, SMK Mandiri 15 siswa, SMKN 9 127 siswa, SMKN 8 62 siswa, SMK Bina Karya Mandiri 89 siswa, SMK Tinta Emas 18 siswa, SMK Al Bahri 27 siswa, SMKN 5 101 siswa, SMK Karya Guna 1 33 siswa, SMKN 2 14 siswa, SMK Wikrama 27 siswa, SMK Taruna Bangsa 90 siswa, dan SMKN 6 120 siswa.

Untuk jumlah ruangannya sendiri, Made mengatakan ada dua puluh enam, dengan jumlah pengawas sebanyak lima puluh dua orang.

Ia berharap, tahun ini tingkat kelulusan siswa SMK di Kota Bekasi bisa mencapai 100 persen.

Dari penuturannya, ada empat orang siswa yang berasal dari SMK Global Surya Mandiri Bekasi yang mengikuti UNKP, karena mereka sakit.

“Hanya empat siswa SMK yang melaksanakan UNKP susulan, dan mereka semuanya sakit sehingga tidak bisa mengikuti UN utama,” imbuh dia. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini