PLN Area Bekasi Tambah Pasokan Listrik 20 MVA ke PT Fajar Surya Wisesa

Manager Senior Niaga PT PLN Sasono, Manager PT PLN area Bekasi Reny Wahyu Setiaswan dan Direktur PT Fajar Surya Wisesa, Wimba Wibawa meresmikan tambah daya sebesar 20 Mega Volt Amphere (MVA) di PT Fajar Surya Wisesa.
CIKARANG BARAT- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Bekasi, menambah pasokan listrik bagi bahan bakar produksi pabrik kertas multinasional PT Fajar Surya Wisesa di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi sebesar 20 Mega Volt Amphere (MVA).

Manager Senior Niaga PT PLN Sasono mengatakan, awalnya pasokan listrik di PT Fajar Surya Wisesa ini hanya 30 MVA, tapi hari ini kita tambah menjadi 50 MVA.

“Ada penambahan daya sekitar 20 MVA,” jelasnya kepada awak media di PT Fajar Surya Wisesa, Rabu (23/05) sore.

Demikian dikatakannya saat memberikan sambutan pada seremonial Penyalaan Pelanggan Premium Platinum ke-123 di PT Fajar Surya Wisesa Daya 50 MVA.

Menurut Sasono, PT Fajar Surya Wisesa masuk dalam kalangan pelanggan Premium Platinum yang selama ini memproduksi kertas kemasan bagi konsumen multinasional. “Kita support penuh kebutuhan produksi Fajar Papper sebagai pilar kebangkitan ekonomi,” katanya.

Dikatakan Sasono, pertumbuhan ekonomi nasional saat ini salah satunya ditandai dengan perkembangan bisnis online atau e-commerce. “Pada era pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat sekarang ini salah satunya adalah bisnis online yang butuh kemasan berbahan baku kertas,” katanya.

PT PLN (Persero) area Bekasi dan PT Fajar Surya Wisesa menunjukan nota kesepakatan tambah daya sebesar 20 Mega Volt Amphere (MVA) dan menjadi Pelanggan Premium Platinum ke-123 PT Fajar Surya Wisesa Daya 50 MVA.
Menurut dia, Fajar Papper telah mengambil peran dalam pengadaan kertas kemasan bagi kebutuhan distribusi produk e-commerce.

Sementara itu, Direktur PT Fajar Surya Wisesa, Wimba Wibawa mengaku bangga bisa turut menggerakkan ekonomi nasional melalui aktivitas produksi yang telah ditekuni pihaknya sejak 2012.

“Kita produsen kertas yang bahan bakunya berbeda dengan di tempat lain. Bahan baku kita kertas bekas yang merupakan limbah,” katanya.

Lebih lanjut, Wimba mengungkapkan, pihaknya membeli limbah kertas untuk didaur ulang menjadi kertas kemasan.

“Sejauh ini distribusi produk kami tidak hanya di level nasional, tapi juga sudah ke mancanegara,” tandas dia. (bams)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini