InfoBekasi.co.id – Psikolog, Dian Kusumawati mengatakan, untuk menghindari rasa jenuh atau dampak psikologis saat mereka bekerja dan menyelesaikan tugasnya dari rumah atau work from home, hal ini tentunya sangat bergantung dari beberapa hal.
Menurut dia, ada empat hal penting untuk mencapai work from home yang efektif, diantaranya tersedianya sistem kerja (aturan kerja) yang jelas, mulai dari bagaimana masing-masing pihak perlu membuat rencana kerja, bagaimana kebijakan sistem jalur koordinasi, sistem pelaporan, monitoring dan evaluasi yang juga harus jelas.
Kemudian, tersedianya sarana dan fasilitas yang kondusif untuk melakukan work from home, misalnya jaringan internet yang stabil, penggunaan aplikasi yang memungkinkan meeting atau koordinasi dari jarak jauh serta ruang kerja yang memadai, dan lain-lain.
Sejauh mana peran Leader sebagai pemandu dan pendorong untuk berjalannya semua fungsi tugas. Sejauh mana leader dapat menumbuhkan sinergi, rasa saling percaya (trust) serta kejujuran atau keterbukaan pada semua pihak yang terlibat.
Dan sejauh mana dukungan keluarga, dukungan pasangan, untuk memungkinkan suasana work from home yang kondusif.
“Minimal ada 4 hal yang harus diperhatikan agar work from home ini bisa berjalan dengan baik,” katanya, Jumat (20/3).
Lebih lanjut, ia mengatakan mengenai rasa jenuh, ini sangat bergantung pada bagaimana setiap karyawan mengelola aktivitasnya di rumah.
Beberapa orang dapat menjadikan waktu di rumah untuk mengerjakan banyak hal yang sebelumnya tidak sempat dikerjakan, misalnya membereskan rumah, mengerjakan hobi, misalnya memasak, membaca, menulis, dan lain-lain yang dapat dikerjakan di rumah, menemani anak bermain dan mengerjakan tugas di rumah, membuat prakarya DIY serta berolahraga di rumah dan aktivitas lain yang menyenangkan.
“Banyak hal yang bisa dilakukan agar terhindar dari rasa jenuh dan sebagainya, sehingga work from home ini maksimal hasilnya,” ungkap Dian menambahkan.
Bagaimanapun, kebijakan work from home ini bukan suatu pilihan siap atau tidak siap dan juga bukan tentang pilihan keinginan, tapi hal ini adalah suatu hal yang sangat perlu dilakukan.
“Disinilah dituntut kesabaran untuk selalu bekerjasama, saling mendukung dan tetap berupaya melakukan yang terbaik dalam pekerjaan, walau dalam kondisi yang tidak sepenuhnya ideal,” tandasnya.
Reporter: Giri Sasongko






























