Infobekasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengaku masih kekurangan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis dalam menangani virus corona atau Covid-19. Karena itu, pemerintah daerah meminta bantuan kepada pemerintah pusat untuk menyediakannya.
Juru bicara pusat informasi dan koordinasi covid-19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah mengatakan ada sebanyak 44 puskesmas dan 10 rumah sakit rujukan. Fasilitas kesehatan ini akan melakukan pemeriksaan kepada para pasien yang mengalami gejala covid-19.
“Kami berharap bisa terpenuhi cepat,” katanya, Senin (23/3).
Sejauh ini, menurut dia, pihakya mendapatkan bantuan berupa satu ambulance dari Bank Jawa Barat Banten (BJB). Hal ini mengingat kasus rujukan terus bertambah, apalagi pemerintah daerah tidak memiliki ambulance standard untuk penyakit infeksi.
Selain itu, kata dia, pihak pengusaha juga telah menawarkan bantuan dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Tapi, kebutuhan itu masih dalam pendataan.
“Daftar kebutuhan bagi petugas medis diantaranya APD (alat pelindung diri), dan suplemen tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit,” ujarnya.
Kontributor: Muhammad Al Akhbar






























