Tahun Keempat, Kampung Siluman Berubah Jadi Kampung Maulid
Infobekasi.co.id – Keinginan warga Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, untuk mengubah wilayahnya menjadi “Kampung Maulid” setiap bulan Rabiul Awal kini telah memasuki tahun keempat.
Kegiatan ini digelar selama 40 hari tanpa putus, berkeliling dari rumah ke rumah warga.
“Ini sudah tahun keempat kami mengadakan kegiatan ini,” ujar Ustad Luthfi Mutawali, pemimpin kegiatan sekaligus Pengurus MUI Kecamatan Tambun Selatan, Senin (24/8/26).
Kegiatan dimulai sejak 1 Rabiul Awal atau 13 Agustus 2026. Setiap malam usai salat Isya, tua-muda, remaja, hingga anak-anak berkumpul di rumah warga yang berbeda setiap harinya, menenteng kitab Maulid Barjanji. Lantunan syair kisah kehidupan Rasulullah SAW menggema syahdu, sesekali diiringi tabuhan Hadroh para remaja setempat.
Kampung ini pun kini tampak berhias, berbagai stiker gantung bertuliskan nama-nama dan julukan Nabi Muhammad SAW dipasang di sepanjang jalan, layaknya suasana Kampung Muslim.
Ustad Luthfi menjelaskan, kegiatan Maulid Arbain ini berlangsung selama 40 hari penuh, bergiliran dari rumah ke rumah. Materi yang dibaca meliputi Maulid Barjanji dan Maulid Di’ba, yang diyakini jamaah sebagai sarana memohon syafaat Rasulullah SAW.
“Jadi, setiap malam sejak awal Rabiul Awal hingga 40 hari, bergiliran dari rumah ke rumah,” ungkapnya.
Ritual ini juga menjadi tradisi “ngalap berkah” bagi warga. Setelah pembacaan selesai, panitia membagikan air minum yang disediakan, yang kemudian dibawa pulang jamaah. Fatimah, salah satu jamaah, mengaku air tersebut ia gunakan sebagai obat bagi anggota keluarganya yang sakit.
Rouf, warga sekaligus pedagang mie ayam di lokasi, mengaku sengaja hadir bukan hanya untuk mendengarkan lantunan Barjanji, melainkan untuk mempererat silaturahmi antarwarga.
“Yang pokoknya saya ingin bersilaturahmi dan mendengarkan kisah Nabi,” ucapnya.
Kegiatan berlangsung sekitar 1,5 jam setiap malam, diakhiri dengan pembahasan kisah Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini pun kian mengakar dan dirindukan warga setiap kali bulan Rabiul Awal tiba.
(Saban Jr/ded)


