PKS Tolak Pemotongan Tunjangan Pegawai Pemkot Bekasi Jadi Opsi Pertama Penghematan Anggaran

Infobekasi.co.id – Anggota Komisi 3 DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Adhika Dirgantara menolak pemotongan tunjangan pegawai sebagai opsi pertama dalam penghematan anggaran untuk penanganan wabah virus corona.

“Kami tidak sepakat ini menjadi pilihan utama untuk melakukan rasionalisasi anggaran,” katanya, Rabu (8/4).

Sikapnya itu setelah beredar nota dinas dari BKPPD tentang rasionalisasi pemberian TPP bagi ASN dan TKK di Pemkot Bekasi.

Menurut dia, semestinya Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bisa melakukan penyisiran program yang sudah dianggarkan di APBD.

“Mana yang bisa ditunda, mana yang bisa dikecilkan volumenya, mana yang bisa dikurangi, mana yang bisa dihilangkan,” kata dia.

Ia mengajak pemerintah duduk bersama mencari opsi tersebut sebelum pemotongan tunjangan pegawai kontrak maupun negeri sebagai opsi terakhir.

“Karena kita tahu bahwa wabah corona ini tidak hanya berdampak masyarakat kecil, tapi semuanya. Tidak semestinya ASN yang sudah melayani kita semua menjadi pihak pertama yang menanggung rasionalisasi anggaran,” katanya.

Karena itu, pihaknya menolak keras pemotongan TPP sebagai pilihan pertama rasionalisasi anggaran. Kalau itu terjadi, harus menjadi pilihan terakhir.

“Kami di Fraksi PKS menerima banyak keluhan dan masukan dari ASN untuk diperjuangkan agar tidak terjadi pemotongan tunjangan,” ujarnya. (fiz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini