Terminal Bekasi Sekarang Terkesan Angker karena Sepi

Infobekasi.co.id – Terminal Bis Induk Bekasi kalau malam menyeramkan dan malah terkesan angker. Selain eplasemennya sepi karena tidak satu pun bis yang ngetem, pedagang asongan atau gerobak pun menghilang, “Sudah seminggu sepi begini dan suasananya menyeramkan,” ujar Kodir, 35, tukang ojek pangkalan yang masih setia mangkal di depan Pasar baru Bekasi.

Sejak larangan mudik (24/04/2020) diberlakukan, aktivitas di Terminal Induk Bekasi sepi. Pada awalnya memang hanya bis Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) saja yang tidak kelihatan, namun hari berikutnya, tak satu pun armada penunjang lainnya masuk terminal. Sepi, sunyi dan menyeramkan.

Beberapa pejalan kaki dan pengendara yang terpaksa melintas di Terminal Bekasi pun punya banyak cerita terutama saat melihat ke jalur 3, tempat biasa bis trayek Bekasi-Bandung, negtem, “Merinding, lewat di sekitar situ, padahal baru jam delapan malam,” kata Suryo, 30, karyawati pusat perbelanjaan di sekitar Terminal.

Setiap malam sepulang kerja dia selalu melintasi terminal ke tempat kosannya di kawasan Kavling Darmansyah, Margahayu, Bekasi Timur. Menurut Suryo belum pernah dirinya merinding hebat saat melintasi jalur 3. Menurutnya suara tangisan dan tawa wanita selalu didengarnya , “Apalagi saat malam Jumat lalu, suaranya malah melengking dan mirip lolongan kuntilanak yang ada di film-film horor,” jelas Suryo.

Selain suara tangisan dan tawa wanita, pernah juga lelaki asal Pemalang, Jawa Tengah ini melihat kerumunan calon penumpang seperti menunggu bis, “Saya melihat hanya beberapa detik saja deretan calon penumpang menunggu dis ana,” tambah Suryo. “Tumben ada penumpang yang nunggu di Jalur 3, malam-malam, apalagi larangan mudik sudah diberlakukan,” katanya membatin.

Apa yang dialami Suryo pun, diceritakan ke teman kosnya dan ternyata sang teman pun menanggapi kalau kejadian itu sempat viral, yakni ada bis hantu jurusan Bekasi-Bandung mengangkut penumpang yang semuanya berwajah pucat.

Kisah Horor Penumpang Bis

Ketika Infobekasi.co.id,. mencari jejak digital soal bis hantu trayek Bekasi-Bandung, ketemu tulisan seorang pria bernama Hebbie Agus Kurnia yang mengaku telah menumpangi bis hantu dari Cikampek ke Bandung. Kisah horor itu ia tuangkan dalam blog pribadinya dan instagram story @hebosto beberapa waktu lalu.

Dalam blog tersebut Hebbie menyatakan bahwa perjalanan menyeramkan tersebut terjadi pada Kamis malam Jumat pekan lalu (20/6). Kala itu ia berniat untuk menengok anak dan istrinya di Bandung.

Mulanya semua tampak normal, mulai dari kernet yang berteriak “Bandung, Bandung, Bandung,” keramaian penumpang, hingga jalanan yang macet lantaran adanya pembangunan di tol Cikampek.

Ia pun menulis, bis tersebut mengalami keterlambatan, yang seharusnya masuk ke Purwakarta sekitar 19.00 WIB, namun menjadi 20.00 wib. Hanya saja, Hebbie tak menanggapinya dengan serius.

Namun, kejadian aneh mulai terasa sejak saat itu. Ia mengaku melihat nyala lampu kabin bus mulai tak normal. Selain itu, orang-orang di sekitarnya juga duduk dengan tegap serta raut mukanya pucat dan suasananya hening.

Saat masuk tol KM 90, Hebbie mulai mencium semacam bau anyir yang tak diketahui sumbernya. Sontak ia bertanya pada orang yang duduk di seberangnya, namun ternyata tak ada jawaban, bahkan respon sedikit pun.

Selain itu, Hebbie juga melihat botol air mineral yang cukup asing di tahun 2019. Setelah ia selidiki, kemasan tersebut sempat dikeluarkan oleh salah satu perusahaan sekitar tahun 2004 silam.
Merasa mulai semakin menyeramkan, ia mencoba menghubungi istrinya dan menceritakan kejadian aneh tersebut. Hebbie juga sempat mengambil foto kondisi di dalam kabin bis, namun tak ada seorang pun di dalamnya.

Namun dari dua peristiwa yang ada, beberapa warga menanggapi beragam ada yang tidak percaya dan ada pula yang percaya, “Sebagai umat muslim, saya percaya kepada Allah dan yakin kalau ada alam ghaib dan alam nyata,” kata Srti Wahyuni, 35, wanita yang mengaku berdoa sebelum berangkat adalah lebih baik daripada diam.

Namun ada juga warga yang tidak mempercayainya, jaman milineal masih percaya gituan, “Mungkin saja itu hanya halusinasi aja karena terbawa oleh cerita-cerita horor dan mistik dari media lain,” kata Antoni, 27. (saban)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini