Pemkot Bekasi Tunggak Insentif Tenaga Kesehatan Hingga Rp 19 Miliar

Infobekasi.co.id – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pemerintah daerah memiliki tunggakan insentif kepada tenagah kesehatan di wilayahnya sebesar Rp 19 miliar. Instentif yang belum dibayarkan periode Januari-Mei 2021.

“Ternyata tidak semua insentif nakes dibiayai oleh (pemerintah) pusat, ternyata ada yang dikembalikan ke daerah. Nah yang dikembalikan ke daerah, ini kan jadi berat posisinya,” katanya.

Ia menyebut, pemerintah baru membayar insentif tenaga kesehatan yang betugas di RSUD Kota Bekasi. Sisanya, pemerintah masih menyusun skema penganggaran supaya tenaga kesehatan itu segera mendapatkan haknya.

“Untuk pembayaran insentif nakes yang sekarang, kita belum memiliki anggara, mudah-mudah nanti bisa dibayarkan,” ujarnya.

Rahmat memastikan bahwa jumlah insentif untuk para tenaga kesehatan itu tersebut sangat besar. Meski demikian, Pemkot Bekasi akan memikirkan bagaimana cara para tenaga Kesehatan tersebut mendapatkan insentif.

”Wah besar (nilai insentif nakes), dokter itu ada yang Rp15 juta gaji kalau setahun itu, besar makanya, nede nilainya,” tegasnya.

Kontributor: Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini