Namanya Dicatut Dugaan Penipuan Rekrutmen Pegawai, Begini Respon Wali Kota Bekasi

Infobekasi.co.id – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pencatutan namanya untuk rekrutmen pegawai pemerintah adalah modus penipuan.

“Bukan persoalan menepis, masuk akal tidak terkait hal itu,” ucap Rahmat dengan singkat kepada wartawan, Selasa (05/10).

Seorang warga Bekasi Utara, NM, melaporkan seorang berinisial AA kepada Polres Metro Bekasi Kota dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 35 juta. Uang itu semestinya uang biaya masuk kerja menjadi pegawai Pemkot Bekasi dengan status tenaga kerja kontrak.

NM telah memberikan uang pada November 2020 lalu dan dijanjikan bisa masuk kerja pada Maret 2021. Tapi, sampai sekarang tidak jelas. Kepada wartawan, NM menyebut, AA mencatut nama Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi untuk lolos sebagai pegawai pemerintah.

“Kalau dia (AA) berbicara seperti itu kepada korban, itu cari mangsa,” kata dia.

Ia mengapresiasi langkah NM melaporkan kasusnya ke Polres Metro Bekasi Kota.

“Itu ranahnya aparat penegakan hukum, korban sudah lapor. Makannya kita lihat saja perkembangan ini. Biar jadi shock terapi. Sehingga kejadian ini tidak terjadi lagi seperti itu,” pungkasnya.

Kontributor : Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini