Demo Buruh di Kantor Wali Kota Bekasi, Ini Tuntutannya

Infobekasi.co.id – Ratusan buruh yang tergabung dalam beberapa serikat pekerja yakni FSPMI, GSPB, SPSI menggeruduk Gedung Plaza Pemkot Bekasi di Jalan Ahmad Yani,Marga Jaya,Bekasi Selatan untuk menuntut penetapan mengenai upah minimum sektoral (UMSK) tahun 2021.

“Hari ini kami atas nama Aliansi Bekasi melawan dengan didalamnya berisikan dari SPSI pekerja Kota dan Kabupaten Bekasi, menghadap ke Wali Kota Bekasi untuk menuntut upah minimum sektoral,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SPSI Bekasi Raya Wanardi Rakasiwi kepada awak media di lokasi, Rabu (10/10).

Wanardi mengatakan adapun penuntutan tersebut dilakukan oleh pihaknya, dikarenakan untuk upah minimum sektoral di Kota Bekasi bagi kelompok sektor unggulan sampai saat ini bagi Surat Keputusan (SK) nya belum dikeluarkan oleh Wali Kota Bekasi.

“Upah minimum itu harus ditetapkan oleh Pemerintah Kota/ Kapubaten Bekasi kenapa harus ditetapkan? Karna itu sifatnya sebagai jaring pengaman, karna kalau tidak ditetapkan upah minimum itu yang terjadi adalah praktek-praktek upah murah,” jelasnya.

Sehingga, kata dia upah itu harus ditetapkan, sementara untuk 2021 untuk Upah Minimum Kota sudah dikeluarkan 4,31 persen, dan hal itu sudah berlaku sejak 1 Januari 2021.

“Untuk kelompok kelompok sektor unggulan sampai sekarang ini SK nya belum dikeluarkan oleh wali kota rekomendasinya, Sementara 2021 akan segera berakhir, Kawan kawan yang terbiasa menikmati upah sektoral mau bagaimana upahnya, yang UMK nya sudah naik yang upah minimum sektoral nya belum naik,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan upah sektoral adalah upah yang diperuntukkan untuk perusahaan perusahaan yang unggul. Namun bagaimana penetapan bagi upah pekerja yang bekerja di perusahaan otomotif seperti salah satunya.

“Misalnya AHM masa upahnya sama. Sebenarnya untuk kelompok sektoral barangkali upahnya bisa lebih tinggi dari UMK, tapi karena UMK nya sekian yaudah ini yang saya maksud, karena hari ini memang tidak ada titik temu, keliatannya ada komunikasi yang kurang baik antara Dinas Tenaga kerja Kota Bekasi dengan Wali Kota Bekasi sehingga hari ini kita tidak ada hasil apa-apa,” pungkasnya.

Kontributor : Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini