Polisi Periksa Kejiwaan BF, Pria Viral Tempelkan Kelamin ke Buku Doa

infobekasi.co.id – Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi mengatakan penyidik akan memeriksa kejiwaan, BF. Pria yang viral menempelkan kemaluannya ke buku doa yang bertulisakan huruf arab.

“Itu masih kita dalami, kita lakukan observasi,” ucap Aloysius kepada wartawan, Sabtu (27/11).

Ia menjelaskan sedangkan untuk bersangkutan sendiri dalam kesehariannya diketahui tidak memiliki pekerjaan dan masih belum berkeluarga (bujang) serta masih ikut dengan orang tuanya.

“Jadi dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan mengaku tidak bekerja, Lalu juga masih bujangan dan masih ikut orang tua,” tuturnya.

olres Metro Bekasi Kota berhasil mengamankan BF seorang pria yang viral karena menempelkan alat kelaminnya ke buku doa bertuliskan arab. Polisi memastikan bahwa benda itu bukan Alquran.

“Anggota mengamankan yang bersangkutan yaitu dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditunjukkan untuk menimbulkan rasa kebencian, atau individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras dan antar golongan,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Aloysius Supriyadi, Sabtu (27/11).

Ia menyebut, pelaku menempelkan ke buku bertuliskan huruf arab pada Jumat kemarin. Pelaku merekamnya lalu menyebarkan ke media sosial yang memiliki muatan melanggar kesusilaan.

“Langsung diamankan anggota kemarin sore di kediamannya, yang bersangkutan sudah dibuatkan LP (laporan polisi) yang mana hal tersebut untuk mencegah terjadinya kegaduhan di masyarakat,” kata Supriyadi.

Polisi memastikan benda yang ditempeli alat kelaminya bukan Alquran, melainkan buku doa menyerupai Alquran. Buku itu sudah disita sebagai barang bukti.

“Untuk barang bukti yang diamankan adalah satu buah buku doa yang menyerupai Alquran bersampul warna merah,” kata Supriyadi.

Selain itu, disita satu unit telepon selular, celana jins, dan kaus yang dipakai tersangka ketika beraksi. Tersangka dijerat Pasal 45 A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 dan atau Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang ITE Nomor 19 tahun 2016 dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun.

Kontributor : Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini