Lapas Bulak Kapal Perkenalkan Dua Alat Keamanan Baru

Infobekasi.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi menggelar simulasi bencana alam dengan menggunakan panic button sekaligus memperkenalkan sistem kemanan baru berupa sistem infrared yang dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila ada kejadian ataupun pergerakan mencurigakan oleh warga binaan.

“Kegiatan kita pada hari ini, yakni simulasi bencana alam baik itu kebakaran, gempa bumi ataupun kebanjiran dengan menggunakan sistem aplikasi Panik Batton,” ucap Kepala Lapas Kelas IIA Bekasi Hensah kepada infobekasi.co.id dilokasi seusai simulasi, Selasa (14/12).

Hensah mengatakan penggunaan panik batton sebagai media pengingat untuk peristiwa bencana alam, merupakan suatu langkah terobosan yang dilakukan oleh pihaknya agar kejadian tersebut bisa diantisipasi oleh instansi terkait dengan segera.

“Aplikasi ini merupakan terobosan dari kita, bisa menghubungkan ke instansi terdekat. Seperti kepolisian, TNI maupun Pemadam Kebakaran agar apabila adanya bencana alam, kita bisa menghubungi mereka dengan menggunakan aplikasi ini dengan cepat,” jelasnya.

Ia melanjutkan, kemudian perihal pemasangan sinar infrared sebagai langkah keamanan tambahan juga turut diperkenalkan dalam kesempatan ini, diantaranya sebagai langkah pendeteksian secara dini agar kepada warga binaan tidak dapat melarikan diri dari lembaga yang dianaungi oleh Kementerian Hukum dan HAM (Menkumham).

“Pemasangan sinar infrared fungsinya untuk mendeteksi pergerakan dari pada manusia, Dengan langkah antisipasi kepada warga binaan agar tidak ada yang mencoba melakukan kejadian-kejadian pelarian,” ungkapnya.

Sesampai, kata dia dari adanya dua alat amunisi baru tersebut, Hensah berharap kedua alat ini bisa mencegah dari adanya hal hal yang tidak diinginkan pada kedepannya.

“Dengan adanya alat tambahan ini, semoga bisa mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti percobaan pelarian, maupun juga bencana bencana apapun itu,” tukasnya.

Kontributor : Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini