Realisasi PAD Kabupaten Bekasi Rp1,9 Triliun, Targetnya Segini

Infobekasi.co.id – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bekasi hingga pertengahan Desember 2021 terealisasi sebesar Rp1,9 triliun atau 93 persen dari target Rp2,06 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, Herman Hanapi mengatakan, target tidak tercapai karena saat ini masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)

Dari 11 sektor pajak daerah, beberapa di antaranya terdampak dari kebijakan PPKM. Seperti pajak parkir dan pajak hiburan.

“Pajak hiburan sangat terdampak sekali hanya mencapai 20 persen karena kebijakan dari PPKM. Yang menjadi primadona capai target itu dari PBB dan BPHTB yang sudah mencapai 100 persen,” kata Herman, Selasa (21/12).

Untuk meningkatkan PAD, Pemerintah Kabupaten Bekasi menerapkan pembayaran pajak secara online. Sistem pembayaran tersebut selain memudahkan, juga untuk mengikuti perkembangan zaman di tengah pandemi Covid-19.

“Untuk mengetahui ada atau tidak tagihan PBB, masyarakat juga bisa mengunduh aplikasi iPBB melalui google playstore,” kata Herman.

Kemudahan pembayaran pajak ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak. Karena dengan aplikasi iPBB, wajib pajak tidak perlu datang ke kantor Bapenda hanya untuk mengecek tagihan atau membayar pajak.

“Wajib pajak tidak perlu ribet lagi datang mengecek tagihan PBB ke kantor Bapenda, cukup gunakan aplikasi iPBB saja biar lebih gampang dan hemat waktu,” ungkapnya.

Herman menjelaskan, untuk mengetahui ada atau tidak tunggakan PBB, cukup memasukkan nomor wajib pajak PBB-P2 di menu aplikasi tersebut. Selanjutnya akan muncul besaran tunggakan bila wajib pajak belum membayar pajak.

“Untuk pembayaran PBB-P2 sudah bisa dilakukan secara online, seperti di minimarket dan Tokopedia. Selain itu bisa juga via ATM, mobile banking, dan aplikasi resmi,” katanya.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini