Antusiasme Vaksinasi Booster di Kabupaten Bekasi Berkurang, Perlu Ada Daya Tarik

Infobekasi.co.id – Antusiasme masyarakat Kabupaten Bekasi untuk melakukan vaksinasi dosis penguat atau booster tidak seperti pertama kali saat dicanangkan. Padahal, vaksinasi booster akan menjadi syarat untuk melakukan beberapa aktivitas di luar rumah.

“Masyarakat untuk booster sudah berkurang semenjak semua harga bahan-bahan pokok naik melonjak,” ucap Wakil Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Masrikoh, Jumat (15/7).

Menurut dia, saat ini masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi booster tidak cukup hanya diberikan motivasi. Tapi, perlu ada daya tarik agar masyarakat mau melaksanakan vaksinasi dosis ketiga.

“Untuk booster harus ada penarik seperti pembagian sembako atau minyak goreng untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi agak sulit kita untuk bisa bergerak cepat sementara anggaran penariknya tidak ada, paling dari CSR perusahaan yang peduli dan mau berbagi,” ungkapnya.

Vaksinasi booster akan menjadi syarat melakukan perjalanan, masuk perkantoran, mal dan fasilitas atau area publik lainnya. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor : 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan Bagi Masyarakat.

Berdasarkan data, vaksinasi dosis tiga atau booster di Kabupaten Bekasi hingga Kamis (14/7) pukul 15.00 WIB sudah mencakup 828.570 orang atau 39,06 persen. Sedangkan vaksinasi dosis dua sebanyak 1.925.040 orang atau 70,56 persen dan dosis satu telah diterima 2.206.934 orang atau 80,89 persen.

Sementara untuk ketersediaan vaksin booster di Kabupaten Bekasi hingga kemarin yakni Sinovac sebanyak 22.246 dosis, Astrazeneca 8.540 dosis dan Pfizer 11.568 dosis. Masa kedaluwarsa seluruh vaksin tersebut hingga Agustus 2022.

Sedangkan angka kasus harian aktif Covid-19 berdasarkan data dari www.bekasikab.go.id pada Jumat (15/7), saat ini jumlahnya mencapai 347 kasus. Sementara secara kumulatif kasus Covid-19 yang terkonfirmasi berjumlah 84.756, meninggal dunia sebanyak 568 dan sembuh 83.841.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini