Penjual Narkoba Berkedok Toko Kosmetik di Kabupaten Bekasi Digerebek

Infobekasi.co.id – Sebanyak lima orang penjual obat-obatan daftar G ditangkap Satuan Narkoba Polres Metro Bekasi. Kelima tersangka tersebut ditangkap di Kecamatan Kedungwaringin dan Tambun Selatan.

Di Kedungwaringin, polisi mengamankan dua orang penjual obat yang masuk dalam daftar G yakni Debi Eka (37) dan Dani Samburo (39).

Mereka ditangkap berdasarkan informasi masyarakat yang menyebut ada toko kosmetik di Kampung Bojong RT 01/01, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi yang seringkali didatangi remaja.

Saat ditelusuri, ternyata toko kosmetik tersebut menjual obat-obatan daftar G jenis tramadol. Tidak membutuhkan waktu lama, petugas langsung menggerebek toko kosmetik yang berkedok menjual narkoba tersebut.

Saat digerebek, polisi mendapati 852 butir tramadol dan 883 obat lainnya yang disimpan oleh tersangka Dani.

“Tersangka kemudian kami amankan untuk dilakukan interogasi. Dia mengaku ternyata hanya seorang penjaga toko tersebut,” ucap Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi, Kompol Dedi Herdiana, Senin (18/7).

Berdasarkan keterangan tersangka Dani, polisi melakukan pengembangan dan mendapat informasi kalau toko kosmetik berkedok jualan narkoba tersebut milik tersangka Debi.

Polisi langsung menuju ke kontrakan Debi yang berlokasi di Perum Grand City II, Kecamatan Kedungwaringin. Saat digerebek, petugas langsung mengamankan Debi dan menemukan ribuan butir tramadol serta obat-obatan lainnya yang diedarkan tanpa izin.

“Di kontrakan kami menyita barang bukti berupa 1.850 butir tramadol dan 3.000 butir obat terlarang lainnya, serta uang hasil penjualan sebanyak Rp1.590.000,” katanya.

Selain di Kedungwaringin, polisi juga menggrebek toko kosmetik lain yang juga berkedok menjual obat daftar G di Kecamatan Tambun Selatan. Sebanyak tiga tersangka berinisila FZ (21), MI (21) dan AH (31) ditangkap polisi karena terbukti menjual obat-obat terlarang.

“Sehingga total barang bukti obat-obatan yang kami amankan dari operasi di bulan Mei sampai Juli, tercatat sebanyak 9.132 butir heximer, 3.328 tramadol serta uang penjualan sebesar Rp2,4 juta,” ucap Dedi.

Seluruh penjual narkoba tersebut kini mendekam di sel tahanan Polres Metro Bekasi. Mereka dikenakan Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) Sub Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini