Komplotan Begal Pedagang Mi Ayam di Kabupaten Bekasi Ditangkap di Apartemen

Infobekasi.co.id – Komplotan begal bercelurit yang sering beraksi di wilayah Kalimalang, Kabupaten Bekasi dibekuk polisi. Mereka adalah BS (19), YS (18), AK (20) dan SF (22).

Biasanya, komplotan begal ini menyasar pengendara motor yang melintas di jalan sepi pada malam hari. Mereka juga diketahui sadis karena kerap melukai korbannya dengan senjata tajam.

Keempat begal ini tertangkap setelah melakukan aksinya terhadap seorang pedagang mi ayam di kawasan Kalimalang, tepatnya di Jalan Pelangi, Desa Wangunharja, Cikarang Utara pada Senin (26/9) kemarin pukul 04.30 WIB.

Saat itu korban yang hendak berbelanja ke pasar menggunakan sepeda motor tiba-tiba diadang oleh pelaku BS dan YS. Tidak lama kemudian, pelaku AK dan SF muncul sambil mengacungkan celurit.

Korban yang saat itu ketakutan berusaha melarikan diri dengan cara menabrak pelaku. Namun dia terjatuh dari motornya dan langsung jadi bulan-bulanan pelaku.

Pelaku YS yang memegang celurit mengayunkannya hingga bahu kiri korban mengalami luka robek. Seluruh pelaku kemudian kabur membawa telepon genggam dan motor korban merek Honda Scoopy bernomor polisi AD 5818 ID.

“Setelah melancarkan aksinya para pelaku lantas melarikan diri dengan sepeda motor korban,” ucap Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setyawan saat konferensi pers di lokasi kejadian, Rabu (5/10).

Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak. Kemudian pada Jumat (30/9) sekitar pukul 03.00 WIB, seluruh pelaku ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Cikarang Utara.

“Mereka merupakan pelaku 365 pencurian dengan kekerasan atau yang sering disebut begal. Atas kejadian beberapa hari lalu, kami lakukan penyidikan dan akhirnya mengamankan para pelaku,” ucap Gidion.

Di hadapan penyidik, pelaku begal ini mengaku sepeda motor hasil begal dijual seharga Rp4 juta ke seseorang di wilayah Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

“Ada telepon genggam yang ditemukan di bagasi motor, namun itu tidak dijual melainkan dipegang SF. Sedangkan motor dijual seharga Rp4 juta pada seseorang di Cabangbungin yang kini masuk dalam daftar pencarian orang,” katanya.

Seluruh pelaku begal kini mendekam di sel tahanan Polres Metro Bekasi. Mereka dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini