Ditjen Dikti Ristek Beri Catatan Merah Dicabutnya Izin Operasional STIE Tribuana

infobekasi.co.id – Perkara pencabutan izin operasional kampus STIE Tribuana turut ditanggapi serius oleh Direktorat jenderal pendidikan tinggi riset dan teknologi (Ditjen Dikti Ristek), Kemendikbud yaitu Lukman.

Lukman menjelaskan, pihaknya melakukan pencabutan izin operasional terhadap puluhan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Indonesia.

Termasuk salah satunya STIE Tribuana.

“Ada 23 PTS (se-Indonesia) yang kami cabut (izin),” tutur Lukman saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/6/2023).

Kemudian, sejumlah pelanggaran ditemukan dari beragam PTS lainnya. Namun kampung STIE Tribuana termasuk menerima pelanggaran cukup banyak.

Pihaknya mengungkapkan sejumlah penyebab kampus PTS dicabut izinnya, dikarenakan tak sesuai standar pendidikan tinggi, adanya jual beli ijazah, hingga pembelajaran fiktif.

Bahkan pihak kampus STIE terindikasi menelantarkan hak mahasiswa dalam program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP – K).

“(Kalau STIE Tribuana, pelanggarannya) Itu semuanya ada, yang jelas pidananya ada, penyimpangan beasiswa KIP-K, kemudian pembelajaran pun ada yang fiktif itu terjadi di sana,” tegas Lukman.

Kemudian, informasi yang dihimpun Infobekasi, STIE Tribuana yang berada dijalan Radio, Margahayu, Bekasi Timur tersebut dikenakan sanksi administrasi yang dijatuhkan Dikti pada 3 Mei 2023 dan melanggar aturan Permendikbud No.7/2020.

Lebih lanjut, terhadap para mahasiswa lainnya termasuk di STIE Tribuana yang memimpikan kejelasan pembelajaran tetap punya peluang untuk melanjutkan.

Namun harus dilihat dari proses ketentuan belajar sebelumnya hingga tervalidasi, nantinya mahasiswa tersebut dapat pindah ke kampus lainnya.

Tetapi, kalau ternyata setelah dicek, setelah divalidasi tidak ada rekam jejak akademiknya, ya kami tidak bisa memindahkan mahasiswanya ke perguruan tinggi lain,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan mahasiswa STIE Tribuana mendatangi kampusnya untuk meminta pertanggungjawaban.

Menurut salah satu mahasiswa yaitu Budi, STIE Tribuana memiliki 37 pelanggaran.

“Kami mahasiswa STIE Tribuana Kota Bekasi, ingin menanyakan perihal nasib kita karena yang kita tau bahwasanya kampus kita itu ditutup sejak 3 Mei 2023. SK nya pun sudah dikeluarkan oleh Dikti,” ujar Budi salah satu mahasiswa STIE Tribuana, kepada wartawan, Senin (5/6/2023).

Mereka pun meminta agar pihak kampus mengeluarkan surat pengunduran diri mahasiswa, namun tak kunjung diberikan.

“Belum, sampai saat ini kita hanya disuruh untuk menunggu sama ketua yayasan,” pungkasnya.

Reporter : Fahmi

Editor  : Dede Rosyadi / Adi T

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini