“Jurus Jitu” Terhindar dari Aksi Kejahatan Curanmor dan Begal 

Infobekasi.co.id – Hampir setiap pekan berita soal pencurian motor (Curanmor) dan begal muncul di wilayah Bekasi. Melihat situasi ini sebagai warga Bekasi tentunya merasa jengah, kesal dan meresahkan. Resah bila nantinya kita sendiri jadi korban dari para bandit kriminal.

Untuk mengatasi Curanmor dan begal seharusnya ini merupakan tugas dari pihak kepolisian. Sebab, polisi harus bisa memberikan rasa aman dan mengayomi masyarakat. Cuma entah mengapa rasanya kian hari curanmor dan begal makin merajalela di Bekasi.

Selain terus berharap kepada pihak eksternal, lebih baik sebagai warga kita juga mencari solusi sendiri di internal diri kita atau lingkungan kita.

Misal untuk kasus curanmor, kita perlu memberikan kunci tambahan atau gembok di kendaraan ketika di parkir.

Walaupun hanya sebentar atau parkir di halaman rumah. Membeli gembok atau kunci tambahan tentunya lebih murah daripada harus beli motor baru bukan.

Lalu, jangan parkir sembarangan, cari tempat parkir yang terjangkau dari pandangan kita. Jangan merasa aman hanya karena ada CCTV, banyak kejadian motor tetap hilang walaupun di parkir dekat CCTV. Kalau bisa cari tempat parkir yang ada petugas jaganya.

Kemudian, lebih baik lagi bila kita bisa membeli motor yang sudah key less atau ada alarm tambahan.

Selanjutnya, bisa dilihat juga beberapa merek motor jadi favorit bagi maling untuk diambil, usahakan tidak membeli merek tersebut untuk mengurangi resiko kehilangan.

Terkait begal, ini sebetulnya agak sulit karena pelaku begal bersifat random atau acak dalam mencari korbannya.

Beberapa hal yang bisa kota lakukan untuk menghindari begal seperti Menghindari jalan sepi ketika jam-jam rawan seperti tengah hari di siang bolong, sore ketika menjelang maghrib, hingga malam ketika berada diatas jam 12 dini hari. Lebih baik memutar jalan lebih jauh, daripada harus melalui jalan sepi ketika jam rawan.

Modus begal juga banyak macamnya, ada yang menggunakan senjata tajam, ada yang merampas dijalan mengaku sebagai suruhan leasing. Untuk yang menggunakan senjata tajam, bila motor sudah dipepet, lebih baik ngebut atau mempercepat laju kendaraan.

Bila hal tersebut tidak bisa, cari gang untuk berbelok belok kemudian cari tempat atau warung yang ramai untuk berhenti. Seketika itu, langsung minta bantuan ke warga sekitar.

Namun, Apabila posisi sudah terkepung dan tidak bisa lari. Sebagai pengendara, bisa buang kunci kendaraan sejauh mungkin sambil lari menyelamatkan diri. Ketika situasi sudah aman, bisa dicek kembali apakah kendaraan kita jadi diambil atau tidak.

Untuk modus suruhan leasing, kita bisa langsung ajak mereka ke kantor polisi terdekat. Jangan takut dan terintimidasi, sebab semakin terlihat takut, bisa jadi mereka semakin mengintimidasi.

Yang terakhir, jangan lupa berdoa sebelum berangkat dari rumah atau sebelum menaiki kendaraan. Ini sekadar tips dari saya, warga Bekasi yang resah akan kisah curanmor dan begal di Bekasi.

(Eky Wahyudi)

Editor  : Dede Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini