Mengais Rupiah, Jasa Sol Sepatu di Persimpangan Jalan Pengasinan Rawalumbu

infobekasi.co.id – Tukang jasa sol sepatu. Profesi yang kini mulai tersisih oleh perkembangan zaman di sudut kota Bekasi.

Dulu, kerap dijumpai tukang sol sepatu keliling perkampungan dengan memikul dagangannya sembari teriak, “sol sepatu, sol sepatu !,”.

Kini tukang sol sepatu hanya sesekali ditemui di persimpangan jalan raya Bekasi dengan lapak kecil dan sederhana dengan deretan sepatu bekas berjejer tergantung.

Salah satu tukang sol sepatu yang masih eksis di persimpangan Jalan Dasa Darma, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi yakni Amang (28), yang kerap buka lapak dagangannya dari pukul 9 pagi hingga 10 malam.

Saat berbincang dengan infobekasi beberapa waktu lalu, Ia menceritakan proses perjalanan awal mengais rezeki menjadi tukang sol sepatu hingga saat ini.

“Keluarga hampir semuanya jadi tukang sol sepatu. Dari Bapak, Abang, hingga saya. Jadi, bisa dikatakan usaha turun temurun dari orang tua,” ucap Amang sembari menjahit sol sepatu pesanan konsumen.

Ia mengaku, keahlian menjahit (sol) sepatu ini didapat dari sang ayah semenjak usia remaja ikut membantu orang tuanya.

“Awalnya ikut Bapak, belajar sol sepatu. Keasyikan dapat uang, malah sekolah enggak selesai. Fokus kerja ajah lah, cari uang,” selorohnya.

Jasa biaya sol sepatu yang ditawarkan juga terbilang relatif murah. Biasanya konsumen sol sepatu running (olah raga), dan sepatu anak sekolah.

“Biaya sol sepatu 20 ribu rupiah. Tapi kadang konsumen masih ada ajah yang nawar 15 ribu rupiah, ya gak apa-apa. Kita kerjain yang penting muter (dapat uang),” beber pria asal Garut tersebut.

Selain sol sepatu, Amang juga menjual sepatu bekas. Mulai dari sepatu jenis skaters, sepatu safety, hingga pantofel untuk para pekerja kantoran. Tentu dengan harga yang miring alias murah.

“Banyak juga, mereka yang cari sepatu buat kerja di pabrik. Biasanya yang sering laku ya sepatu safety. Soalnya banyak anak sekolah magang di PT cari sepatu safety,” ungkap Amang.

Amang mengaku tidak menjajakan jasa sol sepatu keliling ke kampung atau perumahan sekitar. Sebab, dirinya belum cukup modal.

“Buka kapak di sini ajah. Sekalian jagain toko Abang. Saya belum cukup punya modal kalau harus keliling, kan butuh modal kendaraan, minimal sepeda,” tutup Amang.

Deros D.Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini