Infobekasi – Sebanyak 200 pendeta dari Persekutuan Hamba Tuhan Sehati (Perhati) Bekasi menyatakan dukungannya untuk pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 01, Heri Koswara-Sholihin. Deklarasi dilaksanakan di Islamic Center Bekasi, Bekasi Selatan pada Senin Siang, 30 September 2024.
Ketua Perhati Bekasi, Pendeta Edison Simamora mengatakan, deklarasi itu dilakukan karena mereka melihat rekam jejak Heri-Sholihin selama menduduki bangku legislatif yang tidak pernah terjerat korupsi.
“Track record (rekam jejak) beliau-beliau ini bagus, tidak ada korupsi. Mereka sudah membangun (rekam jejak) dari beberapa tahun sebelumnya. Itu penting bagi kami,” jelas Edison di seusai agenda di Islamic Center, Senin.
Edison menuturkan, selama Heri-Sholihin menjabat, apa yang dilakukan kepada masyarakat tidak terbatas hanya untuk mayoritas, melainkan juga kepada minoritas. Ini yang menjadikan dasar bagi Perhati Bekasi untuk memberikan dukungan kepada Heri-Sholihin.
“Dasar kami sudah bersama Sholihin dan beliau itu orang yang cepat. Silakan orang (paslon) lain bikin slogan responsif, tapi bagi kami, beliau yang paling responsif,” ucap dia.
Adapun dalam dukungan tersebut, lanjut Edison, pihaknya menaruh harapan kepada paslon Heri-Sholihin. Salah satunya adalah dana hibah untuk gereja dan menjamin kebebasan beragama untuk semua kalangan.
Bagi Edison, permintaan itu sangat berharga dan mereka menyatakan untuk siap mengawal seluruh janji yang diberikan oleh Heri-Sholihin. “Kami tentu akan mengawal dan mereka juga menyatakan siap untuk kami kawal,” tegas Edison.
Calon Wali Kota Bekasi, Heri Koswara, mengungkapkan bahwa agenda deklarasi pendeta itu semakin menegaskan posisinya sebagai calon pemimpin untuk seluruh masyarakat Kota Bekasi. Lebih lanjut, Heri juga mengungkapkan bahwa dukungan itu juga menjadi salah satu caranya untuk mendengar apa yang selama ini diinginkan oleh masyarakat minoritas.
“Saya bersyukur bahwa ini bagian dari proses sebagaimana menyatukan persepsi, karena membangun Kota Bekasi ini tidak sendiri. Kita harus melibatkan seluruh elemen termasuk lintas agama, lintas suku, dan ras yang ada di seluruh Kota Bekasi,” tegas Heri.
Editor: Adt






























