Infobekasi.co.id – Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Josias Simon, menilai kasus kekerasan anak terhadap ibu kandung di Kota Bekasi dipicu oleh rendahnya rasa hormat terhadap orang tua.
Menurut Josias, tindakan pelaku tega menganiaya ibunya sendiri hanya karena permintaan uang Rp30 ribu tidak dipenuhi menunjukkan ketidakpekaan terhadap kondisi keluarga dan norma sosial yang berlaku.
“Ini adalah wujud minimnya penghormatan pada orang tua. Pelaku lebih memilih menghabiskan waktu bersama kelompoknya untuk nongkrong dan saweran,” ujarnya saat dihubungi infobekasi, Minggu, 22 Juni 2025.
Ia menjelaskan, lemahnya kondisi finansial pelaku dan ketidakmampuan mengelola emosi membuatnya bertindak di luar kendali.
“Faktor pemicu utamanya adalah kondisi emosional dan situasional yang tidak stabil,” katanya.
Lebih lanjut, Josias menyebut sang ibu menjadi sasaran karena dianggap sebagai satu-satunya sumber uang yang bisa diminta secara paksa.
“Kemungkinan karena ibu adalah satu-satunya orang yang dianggap bisa memberikan uang dengan cepat,” nilai Josias.
Dalam akhir pembicaraan, Josias berharap pihak kepolisian dapat memberikan hukuman setimpal serta mengoptimalkan peran Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) dalam menangani kasus serupa.
Reporter : Fahmi
Editor: Deros






























