Infobekasi.co.id – Pada hari pertama masuk sekolah, Senin pagi, 14 Juli 2025, siswa SDN Kayuringin Jaya XVI Kota Bekasi terpaksa duduk lesehan di lantai kelas akibat kekurangan meja dan kursi.
Kepala Sekolah SDN Kayuringin XVI, Jumiyati, menjelaskan, kondisi tersebut disebabkan dampak banjir yang melanda sekolah pada Maret 2025 lalu.
“Itu kebetulan kemarin kita pasca banjir banyak beberapa ruangan hancur,” ungkap Jumiyati, Senin 14/7/25.
Untuk menghindari perebutan kursi, pihak sekolah sepakat dalam pertemuan untuk tidak menggunakan kursi secara bersamaan.
“Karena kekurangan kursi, inisiatif orang tua murid adalah duduknya hanya beberapa yang ada di satu kelas,” jelasnya.
Para orang tua siswa pun diminta untuk membawa meja belajar masing-masing. “Usulan orang tua, kami punya kursi belajar di rumah, jadinya dibawa agar proses belajar mengajar tetap berjalan,” tutur Jumiati.
Saat ini, siswa masih menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama sepekan ke depan. Enam kelas yang terdampak kekurangan meja dan kursi, menurutnya, total membutuhkan sekitar 240 kursi dan meja.
Jumiyati menambahkan, bahwa ia telah melaporkan kondisi ini kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi, dan bantuan pengadaan meja serta kursi dijadwalkan akan datang pada bulan Agustus mendatang.
“Kemarin, kira-kira bulan Agustus katanya akan dikirim bantuannya, mudah-mudahan terealisasi,” ucap Jumiyati.
Reporter : Fahmi
Editor : Deros






























