Skip to content

Merah Putih di Balik Bayang-Bayang Ekonomi Lesu

Infobekasi.co.id – Semarak kemerdekaan Indonesia ke-80 tahun ini terasa sedikit berbeda bagi Dedi seorang pedagang bendera musiman di kawasan Pondok Ungu Permai (PUP) Sektor 5, Babelan, Kabupaten Bekasi. Gerobaknya yang biasanya dipenuhi pembeli bendera merah putih menjelang 17 Agustus, kini terasa sepi.

Senyumnya tak selebar tahun-tahun sebelumnya, tergantikan oleh kerutan dahi yang merefleksikan lesunya perekonomian yang turut memukul usahanya.

“Tahun kemarin lumayan, sekarang sepi banget,” ujarnya lirih, kepada infobekasi.co.id, Senin, 4 Agustus 2025, sembari memandang bendera-bendera yang terhampar di gerobaknya.

Penurunan omzet yang ia alami cukup signifikan, mencapai 40 persen dibandingkan tahun lalu. Jika dulu Ia mampu meraup Rp500.000 hingga Rp800.000 per hari, kini dirinya bersusah payah untuk mencapai angka Rp300.000. Keuntungan itupun masih harus dibagi dengan bos-nya, sehingga yang tersisa hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berbagai ukuran dan jenis bendera ia tawarkan, dari bendera merah putih ukuran sedang seharga Rp45.000 hingga yang paling besar seharga Rp55.000, tiang bendera Rp20.000, dan umbul-umbul Rp45.000. Demi meraup penjualan, Dedi pun tak memasang harga tinggi, berharap dagangannya cepat laku.

Kisah Dedi bukanlah cerita tunggal. Di balik semarak perayaan kemerdekaan, tersirat cerita getir para pedagang kecil yang merasakan dampak langsung dari kondisi ekonomi nasional.

Penjualan bendera merah putih, yang biasanya menjadi sumber pendapatan tambahan yang signifikan, kini menjadi cerminan betapa sulitnya roda perekonomian bagi sebagian masyarakat. Namun, semangat Dedi tak padam. Ia tetap berjualan, menjalani risiko usaha dengan harapan agar rezeki tetap mengalir.

“Ya enggak kapok, namanya orang usaha, nyari rejeki ya jalani aja,” katanya, menunjukkan tekad yang patut diacungi jempol di tengah tantangan ekonomi yang dihadapinya.

Kisahnya menjadi pengingat akan pentingnya perhatian dan dukungan terhadap para pelaku ekonomi kecil, agar mereka tetap dapat berkontribusi dalam memajukan perekonomian bangsa.

Reporter : Fahmi

Editor: Dede Rosyadi

#Bendera #Infobekasi #HUTRI #MerahPutih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *