infobekasi.co.id – Biaya transportasi di Kota Bekasi yang mencapai Rp1,9 juta per bulan, dinobatkan sebagai termahal se-Indonesia. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menanggapi isu ini dengan menyerukan pendekatan kolaboratif antar pemerintah daerah. Dia menekankan, pentingnya otonomi daerah, namun juga mendesak perlunya sinergi untuk mengatasi permasalahan ini.
Sebagai solusi jangka panjang, KDM berencana berkoordinasi dengan kepala daerah Bekasi, Karawang, dan Bogor untuk membangun sistem transportasi publik terintegrasi. Langkah ini, menurut KDM, akan menjadi prioritas setelah penyelesaian infrastruktur dasar seperti pendidikan, jalan, dan penanganan banjir saat ini menjadi fokus utama Pemprov Jabar.
“Saya akan berkoordinasi dengan Bupati dan Wali Kota Bekasi, serta Bupati Bogor dan Karawang untuk membangun sistem transportasi publik,” kata KDM.
Masih kata KDM, dirinya menargetkan pembangunan sistem transportasi publik ini dapat direalisasikan pada tahun 2027.
KDM menyadari tingginya biaya transportasi di Bekasi menjadi beban bagi masyarakat. Oleh karena itu, komitmen untuk membangun sistem transportasi publik efisien dan terjangkau menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Kerjasama antar daerah diharapkan dapat menghasilkan solusi efektif dan berkelanjutan untuk permasalahan ini.
dpr
Editor: Dede Rosyadi
#Transportasi #infobekasi #KDM








































