infobekasi.co.id – Kampus Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, yang telah lama ada di Bekasi, Jawa Barat, kini resmi bergabung menjadi bagian dari jaringan Perguruan Tinggi (PT) Muhammadiyah. Akuisisi ini menjadikan Unisma sebagai perguruan tinggi ke-163 dikelola organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, menandai era baru yang penuh harapan dan potensi.
Kamis, 28 Agustus 2025 lalu, menjadi hari bersejarah bagi Unisma dan Muhammadiyah. Gedung Pascasarjana Unisma menjadi saksi bisu saat para tokoh penting dari kedua belah pihak berkumpul untuk menandatangani akta notaris dan dokumen-dokumen penting lainnya.
Bagi Muhammadiyah, akuisisi Unisma adalah langkah strategis untuk memperluas jangkauan dan dampak positifnya di dunia pendidikan. Organisasi dikenal luas dengan komitmennya terhadap pendidikan dan pelayanan masyarakat ini melihat Unisma sebagai aset berharga perlu dikembangkan lebih lanjut. Dengan sumber daya dan pengalaman yang dimilikinya, Muhammadiyah yakin dapat membawa Unisma menuju tingkat lebih tinggi.
“Unisma Bekasi memiliki fondasi yang kuat dan potensi yang besar,” kata Prof. Bambang Setiadji, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, dikutip dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.
“Kami percaya, dengan dukungan penuh dari Muhammadiyah, Unisma akan berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi unggulan, tidak hanya di Bekasi, tetapi juga di seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Optimisme ini juga dirasakan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV Jawa Barat, Lukman. Dalam pernyataannya, Lukman menyampaikan bahwa akuisisi ini akan mendorong peningkatan kualitas pendidikan, layanan akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, publikasi ilmiah, serta akreditasi Unisma. LLDikti Wilayah IV, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh kepada Unisma dalam mencapai visi dan misinya.
Bergabungnya Unisma ke dalam jaringan Muhammadiyah diharapkan dapat menciptakan sinergi yang kuat antara kedua belah pihak. Muhammadiyah akan memberikan dukungan dalam hal sumber daya, jaringan, dan pengalaman, sementara Unisma akan memberikan kontribusi dalam hal keahlian lokal dan pemahaman tentang kebutuhan masyarakat Bekasi.
Lebih dari sekadar perubahan administratif, akuisisi ini adalah tentang menciptakan masa depan yang lebih baik bagi para mahasiswa dan masyarakat Bekasi. Dengan pendidikan yang berkualitas, diharapkan para lulusan Unisma dapat menjadi agen perubahan yang positif dan memberikan kontribusi yang berarti bagi bangsa dan negara.
Di tengah tantangan dunia yang semakin kompleks, investasi dalam pendidikan adalah kunci untuk membuka potensi manusia dan menciptakan masyarakat yang lebih maju. Dengan akuisisi Unisma Bekasi, Muhammadiyah diharapkan bisa menunjukkan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi dan memberikan kontribusi berarti bagi kemajuan Indonesia, khususnya dunia pendidikan.
Editor:DR
#Unisma #infobekasi #PTMuhamadiyah






























