infobekasi.co.id – Salat Jumat adalah ibadah yang rutin dilaksanakan pada hari Jumat bagi kaum pria Muslim. Namun, seringkali kita lupa akan adab penting yang menyertainya, yaitu diam saat khutbah. Mengapa ini begitu ditekankan? Para ulama sepakat bahwa berbicara saat khatib berkhutbah dapat mengurangi, bahkan menghilangkan pahala Jumat.
Dalam Al-Qur’an, tepatnya Surah Al-A’raf ayat 204, Allah SWT berfirman, Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik, dan diamlah agar kamu mendapat rahmat. Ayat ini menjadi dasar utama mengapa kita dianjurkan untuk tidak bersuara saat khutbah berlangsung.
Rasulullah SAW juga mengingatkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, jika engkau berkata kepada temanmu, Diam lah, pada hari Jumat ketika imam sedang berkhutbah, maka engkau telah berbuat sia-sia. Hadis ini memberikan gambaran betapa seriusnya perkara menjaga lisan saat khutbah.
Dikutip dari beberapa sumber, mayoritas ulama berpendapat berbicara saat khutbah hukumnya makruh, yaitu perbuatan yang tidak disukai Allah dan dapat mengurangi nilai ibadah Jumat. Namun, dalam qaul qadim Imam Syafi’i, hukumnya bisa mencapai haram.
Oleh karena itu, jamaah sebaiknya memfokuskan diri pada khutbah, bukan malah bermain ponsel atau mengobrol yang dapat merusak kekhusyukan.
Mari kita jadikan setiap Jumat sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah kita. Dengan diam dan mendengarkan khutbah, kita tidak hanya menghormati syiar agama, tetapi juga membuka pintu keberkahan dan pahala berlimpah.
Dede Rosyadi
#SalatJumat #infobekasi #Jumat






























